Ditolak Berlabuh di California, Penumpang Kapal Grand Princess Jalani Tes Virus Corona

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 06 Mar 2020, 13:01 WIB
Diperbarui 06 Mar 2020, 13:01 WIB
Kapal pesiar Grand Princess dibersihkan pada 5 Maret 2020 untuk mewaspadai adanya Virus Corona.
Perbesar
Kapal pesiar Grand Princess dibersihkan pada 5 Maret 2020 untuk mewaspadai adanya Virus Corona. (Michele Smith via AP)

Liputan6.com, California - Belajar dari kasus kapal pesiar sebelumnya, pejabat lokal California memerintahkan bahtera serupa dengan 3.500 penumpang beserta krunya untuk melakukan pengujian Virus Corona.

Melansir AP, Jumat (6/3/2020), sebuah helikopter militer menurunkan alat uji coba ke atas kapal Grand Princess  sepanjang 951 kaki (290 meter) ketika unit itu berlabuh di lepas pantai San Francisco. Pihak berwenang mengatakan hasilnya akan tersedia Jumat.

Helikopter membawa bantuan alat uji coba bagi penumpang di kapal Grand Princess. (Michele Smith via AP)

Princess Cruise Lines mengatakan, kurang dari 100 orang di atas kapal telah diidentifikasi untuk pengujian.

"Kapal tidak akan sampai di pantai, sampai kita memeriksa penumpang dengan tepat," kata Gubernur Gavin Newsom.

Tindakan pencegahan itu dipicu oleh kematian seorang pria di daerah Sacramento, yang meninggal akibat Virus Corona setelah ia berada di kapal yang sama sebelumnya pada bulan Februari. Dua penumpang lain dari pelayaran itu juga telah dirawat di rumah sakit di California Utara, dan dua warga Kanada yang baru-baru ini berlayar dinyatakan positif setelah pulang, kata para pejabat.

Pejabat California Utara juga sedang menunggu hasil tes dari seorang pria yang meninggal pada Kamis lalu setelah berada di kapal pesiar.

2 dari 2 halaman

Hingga Kini Belum Ada Kasus Positif

Kapal pesiar Grand Princess melewati Golden Gate Bridge ketika dalam perjalanan menuju San Fransisco dari Hawaii.
Perbesar
Kapal pesiar Grand Princess melewati Golden Gate Bridge ketika dalam perjalanan menuju San Fransisco dari Hawaii. (Scott Strazzante/San Francisco Chronicle via AP)

Princess Cruise Lines mengatakan bahwa tidak ada kasus virus telah dikonfirmasi di antara mereka yang masih di kapal. Tetapi sejumlah penumpang memiliki gejala seperti flu selama sekitar dua minggu terakhir, kata Mary Ellen Carroll, direktur eksekutif Departemen Manajemen Darurat San Francisco.

"Setelah kami mendapatkan hasil dari pengujian," katanya, pihak berwenang "akan menentukan lokasi terbaik bagi kapal untuk berlabuh."

Video dari Penjaga Nasional California menunjukkan helikopter mendekati haluan kapal dan menurunkan tiga penerjun payung dengan helm ke area kosong dengan kolam renang dengan membawa benda yang tampak seperti lemari pembeku dan barang-barang lainnya.

Alat uji coba itu akan dikirim ke laboratorium di Richmond, California, kata pihak berwenang. Hasil tes dapat diproses dalam beberapa jam.

Kapal itu hendak kembali ke San Francisco setelah mengunjungi Hawaii. Beberapa penumpang tetap ikut serta dalam perjalanan tersebut, setelah berlayar pada pelayaran sebelumnya ke pelabuhan Meksiko Puerto Vallarta, Manzanillo, Mazatlan dan Cabo San Lucas.

Lanjutkan Membaca ↓