Korea Utara Kembali Uji 2 Rudal Pertama pada Awal 2020

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 02 Mar 2020, 16:32 WIB
Diperbarui 02 Mar 2020, 16:32 WIB
Korea Utara Luncurkan 2 Proyektil Usai Setujui Dialog Lanjutan dengan AS
Perbesar
Orang-orang menonton TV yang menunjukkan peluncuran rudal Korea Utara di Stasiun Kereta Seoul, Korea Selatan, Selasa (10/9/2019). Ini merupakan peluncuran proyektil kedelapan Pyongyang sejak Kim Jong-un sepakat melanjutkan perundingan denuklirisasi dengan Donald Trump. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Liputan6.com, Pyongyang - Korea Utara telah meluncurkan dua proyektil yang belum diketahui detilnya, dalam uji coba senjata pertama yang dilakukan tahun ini. Hal ini justru dilaporkan oleh militer Korea Selatan.

Mengutip dari BBC, Senin (2/3/2020), sedikit yang diketahui tentang proyektil tersebut, kecuali bahwa mereka diluncurkan dari pantai timur Utara menuju Laut Jepang, yang juga dikenal sebagai Laut Timur.

Pada Mei lalu, Korea Utara telah melakukan uji coba rudal pertama setelah penyetopan selama 18 bulan. Seiring berjalannya waktu, banyak uji coba yang kemudian dilakukan.

Korea Utara secara historis meningkatkan pengujian rudal di musim semi.

"Militer sedang memantau peluncuran tambahan dan menjaga kesiapan," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

Tes itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Korea Selatan dan AS mengumumkan bahwa mereka menunda latihan bersama tahunan akibat Virus Corona, yang ternyata membuat Korea Utara geram. 

2 dari 3 halaman

Korut - AS

Kim Jong-un Saksikan Langsung Peluncuran Rudal Balistik
Perbesar
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un mengawasi langsung uji coba peluncuran rudal balistik Hwasong-12 di lokasi yang tak diketahui pada foto yang dirilis Sabtu (16/9). Kim Jong-Un bersumpah akan menyempurnakan kekuatan nuklir negaranya. (KCNA/KNS via AP)

Pada awal tahun ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan dia mengakhiri penangguhan uji coba nuklir dan rudal jarak jauh, saat pembicaraan antara AS dan Korea Utara terhenti.

Pemimpin Korea Utara mengancam bahwa dunia akan "menyaksikan senjata strategis baru ... dalam waktu dekat".

Korea Utara telah melakukan beberapa uji coba senjata pada 2019, dalam apa yang dilihat sebagai upaya untuk menekan AS ke dalam konsesi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓