Pamerkan Keunikan Literasi, Indonesia Donasikan Buku ke Museum Australia

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 10 Feb 2020, 18:05 WIB
Diperbarui 10 Feb 2020, 18:05 WIB
Donasi Indonesia berupa buku ke Museum Australia.
Perbesar
Donasi Indonesia berupa buku ke Museum Australia. (KJRI Sydney via Kemlu RI)

Liputan6.com, Sydney - Di Mosman Art Gallery, Indonesia promosikan literatur Indonesia melalui kegiatan 'Jumaadi: My Love is an Island Far Away'. Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Lontar yang bergerak di bidang literasi mendonasikan buku-buku Indonesia, baik yang berbahasa Indonesia maupun berbahasa Inggris, untuk mempromosikan keunikan dan kualitas literatur Indonesia.

"Selamat atas kerja sama yang terjalin antara Yayasan Lontar dan Mosman Art Gallery dalam mengenalkan warga Australia dengan kebudayaan Indonesia, baik  melalui seni pertujunkan maupun literatur. Hal ini mendukung penguatan hubungan antar masyarakat di kedua negara dan merupakan salah satu pilar dari Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership (IA-CEPA)," ujar Konsul Jenderal RI – Sydney Heru Subolo, ditulis Senin (10/2/2020).

Yayasan Lontar merupakan organisasi non-profit yang bergerak di bidang pelestarian dan promosi kekayaan literatur Indonesia kepada dunia.

Sejak tahun 1987, Yayasan Lontar telah mempublikasikan karya-karya lebih dari 650 penulis berkolaborasi dengan 200 penerjemah yang sebagian besar berasal dari Australia.

Yayasan Lontar merupakan salah satu contoh mitra penting para diplomat Indonesia di luar negeri dalam menjalankan misinya. Diperlukan adanya kolaborasi dari elemen-elemen masyarakat Indonesia dalam menjalankan misi diplomasi.  

Melalui Kolaborasi, diplomasi Indonesia dapat dijalankan dengan lebih efektif dan efisien, khususnya dalam hal peningkatan people-to-people contact.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓