Keturunan Turki Jadi Kepala Polisi Muslim Pertama di Sebuah Kota Amerika Serikat

Oleh Tanti Yulianingsih pada 07 Feb 2020, 14:40 WIB
Diperbarui 07 Feb 2020, 14:40 WIB
Ilustrasi polisi.
Perbesar
Ilustrasi polisi. (iStockphoto)

Liputan6.com, New Jersey - Selasa 4 Februari 2020, sebuah upacara di Balai Kota, Ibrahim Baycora dilantik sebagai kepala polisi Muslim pertama di Kota Paterson, Amerika Serikat. Wali Kota Andre Sayegh, keturunan Arab-Amerika pertama di kota itu yang melantiknya.

Mengutip Anadolu Agency, Jumat (7/2/2020), Ibrahim "Mike" Baycora disumpah, dengan tangan kirinya pada salinan Al-qur'an sebagai kepala polisi ke-17 Paterson. Dia telah bertugas di departemen kepolisian kota selama lebih dari tiga dekade.

Pria 60 tahun itu membuat sejarah dan memulai babak baru untuk sebuah departemen yang dilanda korupsi dan memerangi kejahatan senjata merajalela selama bertahun-tahun.

Upacara dimulai dengan lagu kebangsaan dan pembacaan doa, dihadiri oleh anggota komunitas Turki di New York dan New Jersey, pejabat senior dari pemerintah lokal Paterson dan keluarga serta kerabat Baycora.

Baycora menggantikan Troy Oswald, yang pensiun pada Februari.

Berbicara pada upacara itu, Wali Kota Paterson Andre Sayegh mengatakan "Merhaba," "Hosgeldiniz" dan "Nasılsın?" dalam bahasa Turki, yang berarti 'Halo', 'Selamat Datang' dan 'Bagaimana kabarmu?'.

Sayegh mengatakan Baycora "akan menjadi kepala polisi keturunan Turki pertama dalam sejarah Amerika Serikat. Selain itu juga sebagai kepala polisi Muslim pertama di Kota Paterson."

"AS telah membuat sejarah," tambah Wali Kota Andre Sayegh.

2 dari 3 halaman

Imigran Generasi Pertama

Bendera Amerika Serikat (AP PHOTO)
Perbesar
Bendera Amerika Serikat (AP PHOTO)

Bagi Baycora, yang keluarganya berimigrasi ke Paterson dari Turki ketika ia masih bayi, latar belakangnya lebih baik daripada keyakinannya di salah satu kota paling beragam di negara bagian itu.

"Saya rasa agama saya tidak membuat perbedaan. Tapi latar belakang saya, menjadi imigran generasi pertama. Orang sering cenderung rileks dan mereka merasa diperlakukan dengan adil. Terutama jika mereka merasa seperti berasal dari kelompok yang terpinggirkan,"  kata Baycora, Rabu pagi seperti dikutip dari NJ.com.

Wali Kota Sayegh percaya bahwa Baycora mungkin juga kepala polisi keturunan Turki-Amerika pertama dari kota mana pun di negara ini.

Baycora mengambil alih kendali departemen kepolisian Paterson pada saat delapan perwira polisi di sana ditangkap oleh FBI, atas tuduhan yang mencakup pemalakan terhadap pengendara.

"Baycora akan mendapatkan gaji $ 218.000," kata Sayegh.

Selama masa sulit untuk kepolisian, menunjuk Baycora adalah akal sehat, kata Sayegh, dan semoga akan memberikan rasa aman dan tidak rusak.

"Itu adalah keputusan saya dan didasarkan pada integritasnya," kata Sayegh. "Kecerdasannya. Reputasi bintangnya. Integritasnya yang tak tergoyahkan. "

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓