Cegah Virus Corona Meluas, Singapura Larang Masuk Pengunjung Pernah ke China

Oleh Tommy Kurnia pada 31 Jan 2020, 19:00 WIB
Diperbarui 31 Jan 2020, 19:00 WIB
Sejumlah Negara Antisipasi Penyebaran Virus Corona
Perbesar
Anggota tim Kementerian Kesehatan Italia bersiap-siap untuk menerapkan langkah-langkah dan prosedur kesehatan terhadap risiko wabah virus corona yang mematikan, setelah penumpang mendarat di bandara Fiumicino Roma, Italia (23/1/2020). (Aeroporto Di Roma/AFP)

Liputan6.com, Singapura- Pemerintah Singapura memperketat pengunjung ke negaranya agar mencegah penyebaran wabah Virus Corona. Kini, mereka yang baru-baru ini pernah ke China daratan juga tidak boleh masuk.

Dilaporkan Channel News Asia, Jumat (31/1/2020), kebijakan itu diumumkan oleh Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Lawrence Wong. Mereka yang sekadar ingin transit ke Singapura juga tak boleh masuk.

Aturan baru ini akan berlaku jelang tengah malah ini pada 11.59 malam waktu Singapura.

"(Pembatasan travel) akan membuat kita bisa membatasi jumlah kasus-kasus baru di sini dan mengurangi risiko penyebaran di kalangan masyarakat Singapura," jelas Menteri Wong.

South China Morning Post menyebut aturan pelarangan masuk berlaku bagi orang asing yang ke China dalam 14 hari terakhir.

Otoritas Imigrasi dan Checkpoints di Singapura akan menahan penerbitan visa baru bagi pemegang paspor China. Fasilitas tanpa visa bagi yang transit di Singapura juga tak berlaku bagi warga China.

Sementara, otoritas penerbangan Singapura akan menyebarkan aturan baru ini ke maskapai demi memperlancar implementasi pembatasan ini.

Kementerian Kesehatan Singapura berkata tidak ada tanda-tanda penyebaran Virus Corona di Singapura. Namun, kementerian menyebut situasi saat ini masih belum bisa diprediksi.

2 dari 3 halaman

Kasus Meningkat

Staf medis memindahkan seorang pasien dari ambulans ke rumah sakit Jinyintan, tempat pasien-pasien terinfeksi virus corona dirawat di Wuhan, provinsi Hubei, China pada Senin 20 Januari 2020.
Perbesar
Staf medis memindahkan seorang pasien dari ambulans ke rumah sakit Jinyintan, tempat pasien-pasien terinfeksi virus corona dirawat di Wuhan, provinsi Hubei, China pada Senin 20 Januari 2020. (Source: AP)

Sebelumnya, Singapura hanya melarang pengunjung yang berasal dari provinsi Hubei yang merupakan lokasi kota Wuhan. Namun, kasus di China terus meningkat pada pekan ini sehingga Singapura memperketat aturan.

Kasus di China tercatat sudah hampir menyentuh 10 ribu orang yang positif terjangkit Virus Corona Wuhan.

Kebanyakan kasus-kasus Virus Corona di Singapura juga kebanyakan turis asal Wuhan.

Menteri Wong turut mengingatkan warga Singapura yang baru kembali ke Singapura tak boleh beraktivitas seperti kerja dalam 14 hari. Pemerintah Singapura juga melalukan karantina bagi kru dan penumpang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓