Studi Baru: Pujian dari Guru Bantu Siswa Lebih Fokus

Oleh Liputan6.com pada 31 Jan 2020, 14:00 WIB
Diperbarui 31 Jan 2020, 14:00 WIB
Ilustrasi murid belajar.
Perbesar
Ilustrasi murid belajar. (iStockphoto)

Liputan6.com, Utah - Menurut sebuah studi baru dari Universitas Brigham Young (BYU), anak akan lebih fokus mengerjakan tugas hingga 30 persen ketika guru memuji mereka atas perilaku yang baik, dibandingkan menegur.

"Apa yang kami temukan adalah agar guru lebih banyak memuji dan kurangi menegur jika mereka ingin meningkatkan perilaku siswa di ruang kelas sekolah dasar," kata Dr. Paul Caldarella, pemimpin penelitian dari Sekolah Pendidikan David O. McKay di BYU, seperti dilansir ABC News, Kamis (30/1/2020).

Caldarella juga menambahkan bahwa penelitian sebelumnya sangat disayangkan karena menunjukkan bahwa guru lebih cenderung menegur siswa untuk perilaku bermasalah dibandingkan memuji siswa untuk perilaku yang baik. Hal itu akan berdampak negatif dan memperburuk perilaku siswa.

"Sebuah gagasan bahwa pujian dapat menghasilkan fokus yang lebih besar daripada hukuman sudah tidak mengejutkan lagi. Bahkan, itu didukung oleh sains," kata Dr. Neha Chaudhary, seorang psikiater anak dan remaja di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan Sekolah Kedokteran Harvard dan salah satu pendiri Brainstorm, Lab Stanford untuk Inovasi Kesehatan Mental.

Ketika anak menerima pujian, hal itu mengaktifkan senyawa kimiawi terkait perasaan baik tertentu di otak. Senyawa kimiawi ini dapat meningkatkan fungsi di bagian otak yang bertanggung jawab untuk hal-hal seperti fokus, perhatian, perencanaan dan pemecahan masalah.

"Ketika hukuman digunakan, itu dapat mengaktifkan bagian otak yang bertanggung jawab atas rasa takut," jelas psikiater itu, "Ketika respons rasa takut diaktifkan, senyawa kimiawi yang dilepaskan sebenarnya dapat mengaburkan bagian-bagian otak yang diperlukan untuk fokus."

Para peneliti telah menghadiri 151 kelas di 19 sekolah dasar di Missouri, Tennessee, dan Utah. Selama periode tiga tahun mereka mengamati 2.536 siswa dari TK hingga kelas enam.

2 dari 3 halaman

Pujian Dapat Memotivasi Anak

Ilustrasi guru dan murid.
Perbesar
Ilustrasi guru dan murid. (iStockphoto)

Studi ini menunjukkan bahwa pujian merupakan praktik penting bagi guru untuk dapat membantu memotivasi siswa agar bekerja lebih keras, terutama anak-anak yang cenderung mengganggu di kelas atau sedang berjuang secara akademis.

Namun, tampaknya tidak ada rasio yang sakti antara pujian dan kritik untuk bisa mengarah pada fokus terbesar di ruang kelas.

Para peneliti di masa lalu telah memberikan rasio spesifik dari pernyataan positif dengan yang harus diterima siswa negatif, tetapi yang ditemukan oleh para peneliti adalah tidak ada rasio tertentu, semakin tinggi pujian semakin baik hasilnya.

"Menggunakan pujian atas hukuman juga akan memberikan manfaat di lingkungan luar kelas. Siapa pun yang berperan sebagai pengasuh, harus memikirkan hal ini sehari-hari, mulai dari orang tua, pelatih, pembimbing setelah sekolah, hingga dokter anak," kata Chaudhary.

Chaudhary mencatat bahwa selama dilakukan dengan benar, kritik yang membangun bukanlah hal yang baru. Sebagai ganti hukuman, kritik yang membangun dapat digunakan, tetapi harus diimbangi dengan pujian untuk menciptakan lingkungan yang aman, di mana anak-anak dapat termotivasi untuk fokus, belajar, dan tumbuh.

 

Reporter: Jihan Fairuzzia 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓