Hujan Es Sebesar Bola Golf Landa Canberra, Gedung Parlemen hingga Kampus Rusak

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 21 Jan 2020, 12:50 WIB
Diperbarui 21 Jan 2020, 12:50 WIB
Hujan Es Sebesar Bola Golf Landa Ibu Kota Australia

Liputan6.com, Canberra- Buruknya musim panas di Australia memicu kebakaran hutan, kini hujan es sebesar bola golf yang merusak melanda. Sementara cuaca buruk menghantam Kota Canberra dan Sydney, menyebabkan banyaknya properti yang hancur.

Ukuran es yang jatuh di Kota Canberra, Australia, mencapai sebesar bola golf, hingga merusak Gedung Parlemen dan gedung lembaga-lembaga nasional lainnya, sebelum meluas hingga ke pesisir dan ke New South Wales.

Dampak kerusakan yang dilaporkan adalah ratusan kaca depan di gedung parlemen Old Parliament House, Australian National University, dan bagian kota lainnya, seperti dikutip dari The Australian, Selasa (21/1/2020).

2 dari 4 halaman

Hujan Es Sebabkan Ribuan Aduan Masyarakat

Hujan Es Sebesar Bola Golf Landa Ibu Kota Australia
Huja es menutupi kendaraan di persimpangan jalan ibu kota Australia, Canberra pada Senin (20/1/2020). Badai petir dan hujan es menerjang bagian wilayah pantai timur Australia setelah sebelumnya badai debu melanda daerah-daerah yang dilanda kekeringan. (Tom Swann/The Australia Institute via AP)

Catatan klaim asuransi oleh warga Canberra dikabarkan mencapai 15.000 klaim. Catatan klaim juga meluas hingga ke wilayah Queenbeyan dan beberapa bagian Sydney Selatan, menurut Dewan Asuransi Australia.

Sejumlah warga di Melbourne juga dikabarkan membuat klaim asuransi yang berhubungan dengan kerugian karena hujan es, pada hari Minggu lalu.

Rumah yang tak berlistrik dilaporkan mencapai sekitar 3.000 rumah pada Selasa pagi setelah dilanda hujan es.

14.000 properti di Sutherland Shire dan Pantai Utara juga dilaporkan mendapat ganguan listrik karena angin kencang pada Senin kemarin, seperti dikutip dari The Australian.

3 dari 4 halaman

Tantangan Bagi Perusahaan Asuransi

Hujan Es Sebesar Bola Golf Landa Ibu Kota Australia
Hujan es menutupi kendaraan dan jalan di ibu kota Australia, Canberra pada Senin (20/1/2020). Badai petir dan hujan es menerjang bagian wilayah pantai timur Australia setelah sebelumnya badai debu melanda daerah-daerah yang dilanda kekeringan. (Tom Swann/The Australia Institute via AP)

Kepala komunikasi Dewan Asuransi Australia, Campbell Fuller, mengatakan bahwa sebagian besar perusahaan – perusahaan asuransi di Australia mengatasi masalah kerusakan dengan baik.

“Ini akan menjadi tantangan di waktu-waktu tertentu, katanya.

Campbell Fuller juga mengatakan kepada 2GB; "Ketika Anda mendapati orang yang menelepon ke satu pusat panggilan mungkin akan ada sedikit keterlambatan, namun dalam kebanyakan kasus asuransi tersebut akan dapat menjangkau pelanggan dengan cepat”.

"Penanggungan memang untuk mengantisipasi musim bencana, dan itu merupakan bagian yang tidak menguntungkan dari kehidupan warga Australia, yang diperkirakan dari Oktober hingga Maret atau April perusahaan asuransi akan mengantisipasi jumlah klaim yang besar," ujar Campbell Fuller.

Campbell Fuller pun menyampaikan bahwa kerugian dari hujan es akan ditanggung jika orang memiliki asuransi mobil komprehensif dan asuransi bangunan tingkat tinggi.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓