2 WNI Meninggal di Pesawat Lion Air Jeddah-Surabaya, Jenazah Dibawa ke Tanah Air

Oleh Tommy Kurnia pada 16 Jan 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 16 Jan 2020, 15:44 WIB
20160412-pesawat terbang

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri angkat bicara soal kabar dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke Indonesia dengan pesawat Lion Air, penerbangan Jeddah-Surabaya. 

WNI yang meninggal adalah Saringa Albadiah dan Suwadi.

Lion Air pun mengalihkan penerbangannya ke Sri Lanka untuk pendaratan darurat. Kini, kedua jenazah sudah tiba di Indonesia pada Kamis pagi (16/1/2020).

"Dua WNI jamaah umrah yang sedang dalam perjalanan pulang ke Indonesia menggunakan maskapai Lion Air telah meninggal dunia karena sakit," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha dalam pesan singkat kepada Liputan6.com.

Kemlu dan KBRI Kolombo telah membantu pengurusan repatriasi jenazah dan berkoordinasi dengan otoritas terkait. Dua jenazah WNI telah tiba pagi tadi di Jakarta," lanjutnya.

Begitu tiba di Indonesia, kedua jenazah langsung ditangani oleh Karantina Bandara dan Badan Kesehatan dan Penelitian Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan rencana, kedua jenazah sedang diterbangkan ke Surabaya. Keduanya memang dijadwalkan pulang ke Surabaya via Lion Air.

Ketika insiden kesehatan itu terjadi, Lion Air langsung mengalihkan penerbangangan ke Bandara Internasinal Bandaranaike di Kolombo.

Hingga kini belum jelas penyebab kematian dua WNI itu. "Penyebab kematian masih diteliti lebih lanjut oleh Kemenkes," ujar Judha.

 

2 of 2

Berangkat dari Jeddah

Boeing 737 MAX-8 pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh Lion Air.
Boeing 737 MAX-8 pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh Lion Air.

Pihak Lion Air menyebut pesawat berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah menuju Bandara Juanda di Surabaya dengan nomor penerbangan JT-085. 

Penerbangan terbang dari Jeddah pada Minggu malam kemarin waktu setempat dan dijadwalkan tiba pada Senin kemarin.

Pihak Lion Air berkata pesawat melakukan pendaratan darurat ketika ada penumpang bernama Saringa Abdillah yang butuh penangangan medis, namun tidak tertolong. Setelah mendarat, Suwadi juga dinyatakan sakit. 

"Lion Air menyampaikan rasa turut prihatin dan rasa duka citu mendalam atas meninggalnya dua tamu jamaah yang dimaksud," ujar pernyataan resmi Lion Air. 

 

Lanjutkan Membaca ↓