Paspor Jepang Jadi yang Tersakti di Dunia Tahun 2020, 3 Kali Berturut-Turut

Oleh Tanti Yulianingsih pada 10 Jan 2020, 16:04 WIB
Diperbarui 10 Jan 2020, 16:04 WIB
Paspor
Perbesar
Ilustrasi Foto Paspor (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Negara di Benua Asia kembali menyandang gelar sebagai paspor tersakti di dunia. Henley Passport Index atau Indeks Paspor Henley, yang secara berkala mengukur paspor paling ramah perjalanan di dunia, telah merilis laporan pertamanya pada dekade baru.

Jepang sekarang berada di puncak papan peringkat itu, menawarkan akses bebas visa atau visa on-arrival ke 191 tujuan di seluruh dunia. Menurut The Independent, negara ini telah berada di posisi nomor satu untuk tahun ketiga berturut-turut.

Mengutip CNN, Jumat (10/1/2020), negara-negara di Benua Asia mendominasi daftar teratas sebagai paspor tersakti di dunia. Setelah Jepang, ada Singapura di tempat kedua (dengan skor 190) dan Korea Selatan bersanding Jerman di tempat ketiga (dengan skor 189).

Negara-negara Eropa berada di urutan bawah sepuluh besar, dengan Finlandia dan Spanyol di urutan ke empat. Sementara Spanyol, Luksemburg dan Denmark berada di urutan kelima. Lalu Swedia serta Prancis berada di posisi keenam.

AS dan Inggris terus meluncur ke bawah peringkat. Sebelumnya berada di posisi kedelapan, terjun bebas dari tempat teratas yang pernah mereka pegang bersama lima tahun lalu, pada tahun 2015.

Ketidakpastian di Inggris mengenai bagaimana mobilitas perjalanan di Inggris pasca-Brexit dan Irlandia Utara akan berdampak dalam hal ini, sehingga tren penurunan ini mungkin tidak dapat dibalik dalam waktu dekat.

"Pemerintah Konservatif telah menjanjikan sistem berbasis poin 'gaya Australia' yang akan lebih liberal daripada kebijakan saat ini terhadap warga non-UE, meskipun masih jauh lebih membatasi daripada pergerakan bebas. Seperti halnya dengan semua perubahan kebijakan migrasi, apa artinya ini bagi tingkat mobilitas aktual, bagaimanapun, tetap sangat sulit untuk diprediksi," ujar Direktur Migration Observatory di University of Oxford, Madeleine Sumption.

Satu langkah di atas Inggris ditempati Irlandia, posisi ketujuh.

900.000 paspor Irlandia yang memecahkan rekor dikeluarkan pada 2019, karena kenaikan terus-menerus pada pelamar dari warga Inggris sejak pemungutan suara Brexit pada 2016.

UAE menggoreskan kisah sukses indeks terbesar dalam dekade terakhir, naik 47 tempat selama sepuluh tahun terakhir untuk duduk di posisi ke-18, dengan skor bebas visa atau visa-on-arrival 171.

Laporan itu mencatat bahwa ada kesenjangan yang semakin besar dalam hal kebebasan bepergian dan kesenjangan mobilitas, merupakan yang terlebar sejak permulaan indeks ini pada tahun 2006. Pemegang paspor Jepang dapat mengakses 165 destinasi lebih banyak daripada pemegang paspor terlemah di dunia, yaitu Afghanistan, yang menawarkan akses bebas visa / onrrival ke hanya 26 destinasi.

2 dari 3 halaman

Peringkat Teratas dan Terbawah

Ilustrasi paspor
Perbesar
Ilustrasi paspor (Celeb Africa)

Berikut ini 10 besar negara dengan paspor tersakt pada tahun 2020:

1. Jepang (191 tujuan)

2. Singapura (190)

3. Korea Selatan, Jerman (189)

4. Italia, Finlandia (188)

5. Spanyol, Luksemburg, Denmark (187)

6. Swedia, Perancis (186)

7. Swiss, Portugal, Belanda, Irlandia, Austria (185)

8. Amerika Serikat, Britania Raya, Norwegia, Yunani, Belgia (184)

9. Selandia Baru, Malta, Republik Ceko, Kanada, Australia (183)

10. Slovakia, Lithuania, Hongaria (181)

Paspor Terlemah

Beberapa negara di dunia memiliki akses visa-on-arrival atau bebas visa kurang dari 40 negara. Berikut di antaranya:

100. Korea Utara, Sudan (39 tujuan)

101. Nepal, Wilayah Palestina (38)

102. Libya (37)

103. Yemen (33)

104. Somalia, Pakistan (32)

105. Suriah (29)

106. Irak (28)

107. Afghanistan (26)

3 dari 3 halaman

Indeks lainnya

Paspor
Perbesar
Paspor Jepang. (iStock)

Peringkat dari Henley & Partner adalah salah satu dari beberapa indeks yang dibuat oleh perusahaan keuangan untuk memeringkat paspor dunia, sesuai dengan akses yang mereka berikan kepada warga negaranya.

Indeks Paspor Henley didasarkan pada data yang disediakan oleh Otoritas Transportasi Udara Internasional (IATA) dan mencakup 199 paspor dan 227 tujuan perjalanan. Data ini diperbarui secara real time sepanjang tahun, ketika ada perubahan kebijakan visa mulai berlaku.

Sementara itu, Arton Capital's Passport Index atau Indeks Paspor Arton Capital mempertimbangkan paspor dari 193 negara anggota PBB dan enam wilayah - ROC Taiwan, Macau (SAR China), Hong Kong (SAR China), Kosovo, Wilayah Palestina dan Vatikan. Wilayah yang dianeksasi ke negara lain tidak termasuk.

Menurut peringkat tersebut, pada 2020, UEA berada di posisi teratas dengan "skor bebas visa" 179, diikuti oleh Jerman, Finlandia, Luksemburg, dan Spanyol dengan 172.

Lanjutkan Membaca ↓