Top 3: Donald Trump Ancam 52 Target di Iran hingga Houthi Akan Balas Serangan AS

Oleh Liputan6.com pada 06 Jan 2020, 09:40 WIB
Diperbarui 07 Jan 2020, 03:14 WIB
Donald Trump Tinjau Tembok Prototipe di San Diego

Liputan6.com, Jakarta Berita tentang serangan drone Amerika Serikat yang menewaskan komandan militer Iran, Qasem Soleimani, tengah menjadi perbincangan panas di publik. Bukannya menunjukkan tanda-tanda mengurangi ketegangan yang timbul, Presiden AS Donald Trump justru mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran.

Berita populer selanjutnya masih membahas topik yang sama, yakni profil lengkap seorang Qasem Soleimani yang tewas dalam target serangan AS. Ia tewas dalam serangan AS ketika sedang berada di dekat bandara Baghdad, Kamis 2 Januari 2020.

Kematiannya membuat Iran bersumpah untuk melakukan balas dendam kepada AS, bahkan berpotensi sebagai tanda munculnya perang dunia ketiga. 

Berita yang tak kalah menarik lainnya pun juga mengenai tewasnya Qasem Soleimani yang membuat Houthi Yaman akan serang pangkalan militer AS. Kelompok pemberontak Houthi Yaman menyerukan penyerangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan itu sebagai aksi balasan.

Simak ketiga berita yang paling populer dalam Top 3 kanal Global Liputan6.com edisi Senin, 6 Januari 2020:

2 of 5

1. Donald Trump Ancam Hancurkan 52 Target di Iran Jika Warga Amerika Diserang

Hari Thanksgiving, Trump Tengok Tentara AS di Afghanistan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah) didampingi Presiden Afghanistan Ashraf Ghani berbicara kepada anggota militer saat mengunjungi Pangkalan Udara Bagram, Afghanistan, Kamis (28/11/2019). (AP Photo/Alex Brandon)

Serangan drone Amerika Serikat Jumat yang menewaskan komandan militer Iran Qasem Soleimani di Baghdad. Bukannya menunjukkan tanda-tanda mengurangi ketegangan yang timbul, Presiden AS Donald Trump justru mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran.

Dalam akun twitter-nya, dikutip Minggu (5/1/2019), Trump menyakan pihaknya telah menargetkan 52 lokasi jika Iran menyerang setiap orang dan aset Amerika. 

 

Baca selengkapnya...

3 of 5

2. Tewas Dalam Target Serangan AS, Ini Profil Qasem Soleimani

Qasem Soleimani, Jenderal Militer Iran yang tewas dalam serangan AS.
Qasem Soleimani, Jenderal Militer Iran yang tewas dalam serangan AS. (AP)

Qasem Soleimani, seorang Jenderal Militer Iran,  tewas dalam serangan AS ketika sedang berada di dekat bandara Baghdad, Kamis 2 Januari 2020.

Kematiannya membuat Iran bersumpah untuk melakukan balas dendam kepada AS, bahkan berpotensi sebagai tanda munculnya perang dunia ketiga. 

 

Baca selengkapnya...

4 of 5

3. Qasem Soleimani Tewas, Houthi Yaman Akan Serang Pangkalan Militer AS

Masyarakat Iran melakukan protes usai kematian Jenderal Militer Qasem Soleimani.
Masyarakat Iran melakukan protes usai kematian Jenderal Militer Qasem Soleimani. (Source: AP/ABEDIN TAHERKENAREH)

Jenderal Militer Iran Qasem Soleimani tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Amerika Serikat. Kelompok pemberontak Houthi Yaman menyerukan penyerangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan itu sebagai aksi balasan.

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan biro politik kelompok Houthi, para pemberontak itu menganggap pembunuhan Soleimani sebagai "kejahatan perang", seraya mengatakan bahwa "menyerang pangkalan militer Amerika di kawasan itu merupakan satu-satunya solusi yang tersedia."

 

Baca selengkapnya...

 

Reporter: Deslita Krissanta Sibuea

5 of 5

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓