2 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tiba di Tanah Air Siang Ini

Oleh Tommy Kurnia pada 26 Des 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 26 Des 2019, 11:00 WIB
Dubes RI untuk Filipina Dr Sinyo Harry Sarundajang bersama dua WNI yang menjadi korban sandera Abu Sayyaf, dan militer Filipina.
Perbesar
Dubes RI untuk Filipina Dr Sinyo Harry Sarundajang (tengah) bersama dua WNI yang menjadi korban sandera Abu Sayyaf, dan militer Filipina. Dok: KBRI Filipina

Liputan6.com, Manila - Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Filipina Dr Sinyo Sarundajang mengantarkan dua nelayan Indonesia yang menjadi tawanan kelompok teroris Abu Sayyaf sejak September lalu. 

Rombongan berangkat dari Bandara Ninoy Aquino di Manila pada Kamis pagi (26/12/2019) sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Mereka dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul jam 12 siang.

"Jam 08.00 pagi berangkat. Kira-kira jam 12.00 tiba di Jakarta. Nanti serah terima di Kementerian Luar Negeri," ujar Bagian Penerangan Humas dan Media KBRI Filipina, Agus Buana kepada Liputan6.com, Kamis (26/12/2019).

Rencananya, Dubes Sinyo hari ini akan langsung melaksanakan serah terima kedua WNI itu di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada pukul 15.00.

Dua WNI yang ditawan Abu Sayyaf berhasil bebas berkat serangan fajar Filipina pada Minggu pagi, 24 Desember kemarin. Satu prajurit Filipina gugur.

Dubes Sinyo juga sudah menemani kedua nelayan tersebut begitu terbebas dari Abu Sayyaf. Mantan Gubernur Sulawesi Utara itu juga sudah bertemu perwakilan militer Filipina untuk menyampaikan apresiasi atas operasi pembebasan dan duka cita dari pemerintah Indonesia kepada prajurit yang gugur.

Masih ada satu WNI lagi yang masih ditawan Abu Sayyaf. Dubes Sinyo berkata militer Filipina masih mengupayakan pembebasan.

2 dari 3 halaman

Prabowo Akan Bertemu Menhan Filipina Bahas WNI Disandera Abu Sayyaf

Prabowo Rapat Perdana DPR
Perbesar
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat perdana Komisi I bersama Menhan Prabowo ini membahas rencana kerja dan anggaran Kementerian Pertahanan Tahun 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan menemui Menhan Filipina Delfin Lorenzana. Salah satu yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut yakni soal warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok teroris pimpinan Abu Sayyaf di wilayah Filipina Selatan.

Dua nelayan asal Indonesia yang disandera berhasil dibebaskan di Sulu, Filipina Selatan pada Minggu, 22 Desember 2019 pagi. Saat ini tersisa satu orang WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf. 

"Pak Prabowo akan bertemu dengan Menhan Filipina di Manila beberapa hari ke depan untuk membahas hal tersebut, sekaligus berterimakasih karena telah membantu pembebasan 2 orang nelayan Indonesia," kata Juru Bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Dalam kesempatan itu, menurut Dahnil, Prabowo juga akan membicarakan langkah-langkah agar penyanderaan terhadap nelayan Indonesia tidak terjadi lagi.

"Juga bicara tindak lanjut berikutnya terkait dengan langkah-langkah untuk mencegah kembali terulang penculikan-penculikan terhadap nelayan Indonesia, termasuk dengan Malaysia," ungkap Dahnil.

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu menegaskan, Prabowo akan berkunjung ke Filipina setelah perayaan natal. "Kemungkinan tanggal 26 atau 27 Desember 2019 beliau akan ke Manila," ucap Dahnil.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓