Top 3: Kubu Pro-Beijing Kalah Pemilu Hong Kong Hingga Ziarah ke Makam Firaun Disorot

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 26 Nov 2019, 09:04 WIB
Diperbarui 26 Nov 2019, 10:16 WIB
Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam (AFP/Anthony Wallace)

Liputan6.com, Jakarta - Pada pemilu yang berlangsung Minggu 24 November lalu di Hong Kong, suara terbanyak diraih oleh kubu pro-demokrasi. Hal ini menimbulkan kebahagiaan luar biasa bagi masyarakat setempat namun tidak bagi Carrie Lam, pemimpin eksekutif Hong Kong.

Walaupun begitu, Carrie Lam mengaku akan tetap menerima hasil yang ada dengan lapang dada serta berniat untuk merenungkannya. Berita mengenai hasil pemilu Hong Kong ini menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com edisi Selasa, 26 November 2019.

Beralih ke berita selanjutnya yang populer juga, masih terkait isu Hong Kong. Kali ini, China mengaku geram atas isu Hong Kong dan juga perang dagang yang terjadi. Pihak China mengaku bahwa Amerika Serikat telah menjadi sumber ketidakstabilan yang terjadi di dunia saat ini. 

Berita terpopuler lainnya mengenai sejarah yang terjadi pada tanggal hari ini. Pada 26 November 1922, seorang pria asal Inggris berhasil melakukan ziarah ke makam Firaun. Ia menjadi yang pertama di dunia selama ini karena belum ada yang tercatat sebelumnya dalam sejarah. Tak sekadar melakukan ziarah, ia bersama kawannya ternyata merupakan orang yang berhasil menemukan makam tersebut. 

Simak ketiga berita terpopuler kanal Global Liputan6.com edisi Selasa, 26 November 2019.

2 dari 4 halaman

1. Kubu Pro-Beijing Kalah Pemilu Hong Kong, Carrie Lam Akan Merenung

Carrie Lam, kepala eksekutif Hong Kong terpilih
Carrie Lam, kepala eksekutif Hong Kong terpilih (Kin Cheung/AP)

Kubu pro-demokrasi berhasil menang besar di pemilu distrik Hong Kong yang berlangsung Minggu, 24 November 2019. Sebanyak 385 dari 452 kursi dewan distrik berhasil disapu bersih oleh oposisi pemerintah.

Di lain pihak, kubu petahana yang pro-Beijing menderita kekalahan besar dan hanya berhasil mendapatkan 59 kursi. Padahal pada pemilu empat tahun lalu kubu pro-Beijing mendominasi pemilu distrik.

Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam yang disbut sebagai pro-Beijing, mengaku menerima hasil tersebut. Ia senang karena proses politik berhasil berjalan damai, serta berjanji akan merenungkan hasil ini.

Baca Selengkapnya...

3 dari 4 halaman

2. Geram pada Isu Hong Kong dan Perang Dagang, China: AS Sumber Instabilitas Dunia

Bendera Hong Kong dan China berkibar berdampingan (AFP)
Bendera Hong Kong dan China berkibar berdampingan (AFP)

Amerika Serikat adalah sumber ketidakstabilan terbesar di dunia dan politikusnya pergi ke seluruh dunia untuk menjelek-jelekan China, kata diplomat top pemerintah China, Sabtu 23 November, pada pertemuan G20 di Jepang.

Hubungan ekonomi di antara dua negara terbesar di dunia itu telah menukik tajam di tengah perang perdagangan dan masalah tentang hak asasi manusia, Hong Kong dan dukungan AS untuk Taiwan yang diklaim Tiongkok.

Penasihat Negara China, Wang Yi, tidak dapat menahan kritiknya terhadap Amerika Serikat di tengah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok, di sela-sela pertemuan para menteri luar negeri G20 di kota Jepang, Nagoya.

Baca Selengkapnya...

4 dari 4 halaman

3. Ziarah Pertama ke Makam Firaun dalam 3.000 Tahun Terakhir

Foto berwarna dari harta karun di makam Firaun Tutankhamun yang dipotret Harry Burton pada tahun 1926.
Foto berwarna dari harta karun di makam Firaun Tutankhamun yang dipotret Harry Burton pada tahun 1926. Dok: Universitas Oxford via Christie's

Kebanyakan orang mungkin melihat kuburan sebagai tempat yang jauh dari kegembiraan, namun itu berbeda bagi arkeolog Howard Carter. Pria asal Inggris itu justru girang karena berhasil masuk ke makam firaun di Lembah Para Raja, Mesir pada 26 November 1922.

Wajar saja dia bahagia, sebab ia baru saja menemukan makam Firaun Tutankhamun. Ia dan kawannya Lord Carnarvon adalah "peziarah" pertama di makam itu selama 3.000 tahun terakhir.

 Baca Selengkapnya...

Lanjutkan Membaca ↓