Arab Saudi Kemarau Panjang, Raja Salman Serukan Warganya Salat Minta Hujan

Oleh Liputan6.com pada 30 Okt 2019, 20:10 WIB
Diperbarui 30 Okt 2019, 20:10 WIB
Ilustrasi bendera Arab Saudi (AFP Photo)
Perbesar
Ilustrasi bendera Arab Saudi (AFP Photo)

Liputan6.com, Arab Saudi - Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman telah menyerukan warganya untuk menggelar salat meminta hujan di semua wilayah Kerajaan.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa 29 Oktober, Raja Salman juga meminta warga untuk mencari pengampunan dari Yang Maha Kuasa atas dosa-dosa mereka, seperti mengutip dari Arab News, Selasa (30/10/2019).

"Kami berharap semua individu yang mampu akan bergabung dengan doa pencapaian hujan, mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW," ujar sebuah pernyataan Pengadilan Kerajaan, berharap Allah SWT akan menerima doa-doa.

Ibadah ini akan dilakukan pada Kamis, 31 Oktober atau Rabi'l 3, 1441 H. Doa ini sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan

2 dari 3 halaman

Kemarau Panjang

ilustrasi kemarau dan kekeringan
Perbesar
(Foto: Tama66/Pixabay) Ilustrasi kemarau dna kekeringan.

Selain Arab Saudi yang sedang dilanda kemaru panjang, sejak beberapa waktu lalu. Melansir dari The Intercept, negara tersebut telah mengalami kenaikan suhu.

Pada musim panas bulan September lalu, suhu di Al Majmaah, sebuah kota di Arab Saudi tengah mencapai 131 derajat Fahrenheit.

Selain itu, kenaikan suhu ini telah memperburuk kekurangan air di Yaman, di mana sekitar 19 suta orang sudah kekurangan akses ke air bersih dan sanitasi karena salah kelola dan kekeringan.

Saudi telah mempersenjatai kelangkaan air ini dalam perang mereka di Yaman, menargetkan daerah-daerah yang dekat dengan tanah subur dan dapat menemukan sumber air.

 

Reporter: Aqilah Ananda Purwanti

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓