Terkuat dalam 12 Tahun, Badai Kyarr dengan Angin 250 Km/Jam Lintasi Laut Arab

Oleh Tanti Yulianingsih pada 30 Okt 2019, 17:20 WIB
Diperbarui 30 Okt 2019, 17:20 WIB
Siklon Tropis Langka di Arab Saudi. (CNN Weather)
Perbesar
Siklon Tropis Langka di Arab Saudi. (CNN Weather)

Liputan6.com, Jakarta - Badai siklon tropis langka dilaporkan melintasi Laut Arab. Kekuatannya telah mencapai intensitas badai Kategori 4, menjadi badai terkuat yang tercatat di daerah itu selama 12 tahun.

Mengutip CNN, Rabu (30/10/2019), saat ini beberapa ratus mil di lepas pantai Oman, Badai Tropis Kyarr mencapai kekuatan puncak dalam dua hari terakhir, dengan kecepatan angin sekitar 250 km per jam (155 mil per jam). Hanya ada sekitar 1-2 badai tropis per tahun di Laut Arab, tetapi badai dengan kekuatan ini sangat jarang.

Kyarr telah mencapai kecepatan angin setara dengan topan super di Samudra Pasifik.

Sebelumnya Badai Kyarr tersebut dikategorikan sebagai Super Cyclonic Storm, kemudian melemah menjadi Extremely Severe Cyclonic Storm, menurut pernyataan dari Departemen Meteorologi India.

Kyarr telah bergerak secara umum dari timur ke barat dan sekarang diperkirakan akan berbelok ke selatan. Diperkirakan tidak akan bergerak langsung di atas Oman dan akan terus melemah selama beberapa hari ke depan.

Badai Tropis Kyarr adalah badai terkuat di Laut Arab sejak Badai Tropis Gonu pada 2007.

Puncak angin Badai Kyarr yang berkelanjutan mencapai 250 kilometer per jam, sedangkan Badai Gonu mencapai sekitar 270 km per jam.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Badai Keempat Terkuat

Ilustrasi Badai Tornado (Wikimedia Commons)
Perbesar
Ilustrasi Badai Tornado (Wikimedia Commons)

Kyarr adalah badai ke-4 - atau topan -- di Cekungan Samudra Hindia terkuat pada tahun 2019.

Badai Samudera Hindia juga telah mengakumulasi lebih banyak energi daripada tahun-tahun sebelumnya - dari tahun 1972 - menurut Phil Klotzbach, ahli meteorologi tropis di Colorado State University.

Pada Juni 2019, Badai Tropis Vayu menghantam dengan kecepatan angin sekitar 170 kpj (100 mpj). Kedatangannya mengakibatkan pemerintah India mengevakuasi hampir 300.000 orang dan menutup sekolah dan perguruan tinggi dalam persiapan menghadapi angin ribut tersebut.

Vayu adalah badai paling kuat yang berdampak pada Semenanjung Saurashtra di India barat laut sejak 1998. Badai tropis dengan kecepatan angin 195 kph (120 mph) itu menewaskan sekitar 10.000 orang.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓