Dongkrak Ekspor RI, Importir Vietnam Raih Penghargaan Primaduta Award

Oleh Rizki Akbar Hasan pada 18 Okt 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 18 Okt 2019, 11:17 WIB
Gedung Pancasila dan Ilustrasi Bendera Indonesia (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Liputan6.com, Jakarta - Mewakili 2 (dua) perusahaan Vietnam, Duta Besar RI Hanoi Ibnu Hadi menerima penghargaan "Primaduta Award" yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada Rabu, 16 Oktober 2019 saat pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di Indonesia Convention Exhibition - ICE BSD City, Tangerang.

Kedua perusahaan tersebut adalah Toyota Motor Vietnam dan Vietnam Suzuki Corporation.

Primaduta Award adalah bentuk apresiasi Pemerintah Indonesia terhadap loyalitas dan komitmen importir dalam membeli produk Indonesia.

Kedua perusahaan importir Vietnam mendapatkan penghargaan untuk kategori Kelompok Pasar Utama: Produk Manufaktur/Industri dengan jenis produk yang diimpor adalah Automotive and Parts (Totoya Motors Vietnam) dan Rubber Mat (Vietnam Suzuki Corp). Primaduta Award tahun 2019 diberikan kepada 45 perusahaan dari 31 negara.

Duta Besar RI untuk Vietnam Ibnu Hadi menyambut gembira dengan diperolehnya penghargaan Primaduta Award 2019 yang merupakan pertama kalinya untuk Vietnam.

"Penghargaan ini merupakan sebuah capaian baru dalam hubungan bilateral RI – Vietnam yang tidak terlepas dari upaya kerja sama yang baik antara importir Vietnam dan eksportir produk Indonesia yang difasilitasi KBRI Hanoi," ungkapnya, seperti dikutip dari keterangan pers KBRI Hanoi yang dimuat Liputan6.com, Jumat (18/10/2019).

2 of 2

Terus Meningkat

ilustrasi bendera Vietnam (AFP)
ilustrasi bendera Vietnam (AFP)

Angka perdagangan Indonesia – Vietnam terus meningkat setiap tahunnya dengan surplus di pihak Indonesia dalam 3 (tiga) tahun terakhir.

Pada tahun 2018, perdagangan bilateral Indonesia meningkat sekitar 30% menjadi USD 8,46 miliar dari tahun sebelumnya sebesar USD 6,5 miliar.

Berdasarkan data General Statistics Office of Vietnam, pada periode Januari – September 2019, total perdagangan Indonesia – Vietnam telah mencapai USD 6.5 miliar atau naik 8,20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai USD 6 miliar.

Untuk meningkatkan angka perdagangan dan mencapai target nilai perdagangan bilateral mencapai USD 10 miliar pada tahun 2020, KBRI Hanoi pada tahun 2019 ini memfasilitasi 29 perusahaan Vietnam menghadiri Trade Expo Indonesia 2019 yang berlangsung dari tanggal 16-20 Oktober 2019.

Ke-29 perusahaan tersebut di antaranya bergerak di sektor perikanan, pertanian, farmasi, manufaktur/industri, garmen dan furnitur. Komoditas ekspor andalan RI ke Vietnam antara lain adalah kendaraan dan bagiannya, batu bara, mesin/peralatan listrik, lemak dan minyak nabati dan kertas.

Dubes RI Hanoi Ibnu Hadi mengungkapkan bahwa permintaan informasi komoditas nusantara dan peluang bisnis Indonesia ke Vietnam terus meningkat dari hari ke hari dan ini adalah kesempatan emas bagi Indonesia untuk memasarkan produknya ke Vietnam.

Hal ini merupakan indikator yang baik di tengah ketidakpastian perekonomian global.

"Dengan tren positif ini, kami optimis bahwa nilai perdagangan bilateral melebihi USD 10 miliar pada 2020," ujar Dubes Hadi.

Lanjutkan Membaca ↓