Penampakan Langka Paus Bungkuk Jebak Mangsa dengan Gelembung

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 17 Okt 2019, 10:30 WIB
Paus Orca

Liputan6.com, Jakarta - Tahukah Anda bahwa beberapa hewan ordocetacea (seperti paus, lumba-lumba, dan pesut) menggunakan "jaring" dalam mencari makanan? Salah satunya adalah paus bungkuk. Mereka akan menyelam dan berenang membentuk sebuah cincin di sekitar mangsa mereka kemudian meniupkan gelembung saat mereka pergi.

Dilansir dari Science Alert, Rabu (17/10/2019), sebentuk cincin yang itu membentuk ruang untuk menjebak ikan, memungkinkan paus lain dalam kelompok itu berenang dari bawah, dengan mulut ternganga, melalui tabung gelembung yang terbentuk.

Ini hal yang sangat menarik dan indah serta langka untuk disaksikan, dan para ilmuwan telah mengabadikan momen yang dilakukan oleh jenis paus langka tersebut. 

Selain cuplikan gambar yang direkam menggunakan drone yang memperlihatkan pemandangan menakjubkan dari sepasang paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) menciptakan jaring gelembung, ahli biologi kelautan Universitas Hawaiʻi di Mānoa turut mengabadikan gambar paus yang menggunakan cangkir hisap dan berhasil mengumpulkan banyak data tentang perilaku menarik mamalia laut itu.

"Kami memiliki dua sudut gambar. Perspektif drone menunjukkan pada kami bagaimana proses jaring gelembung ini muncul ke permukaan laut serta bagaimana paus tersebut muncul dari dalam lautan, sementara kamera pada paus menunjukkan kepada kita perspektif dari hewan itu sendiri, " kata ahli biologi kelautan Lars Bejder dari Program Penelitian Mamalia Laut universitas.

"Hasil dari kedua set data ini cukup menarik," tambahnya. 

Paus bungkuk bermigrasi mengunjungi Alaska untuk mencari makan selama Musim Panas, sebelum kembali ke perairan yang lebih hangat di sekitar Hawaii pada Musim Dingin, di mana mereka akan berkembang biak.

Selama masa perkembangbiakan ini, paus tidak dapat sepenuhnya makan, sehingga mereka perlu menyimpan cadangan krill (jenis makanan paus) Alaska yang besar untuk melalui proses yang membutuhkan banyak waktu dan energi itu. 

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

 

2 of 3

Hal yang Perlu Dipelajari

Ilustrasi ikan paus (iStock)
Ilustrasi paus (iStock)

Hal menarik tentang proses makan melalui jaring gelembung adalah sepertinya proses tersebut merupakan suatu hal yang perlu dipelajari. Sebab tak semua paus bungkuk menggunakan cara tersebut untuk mencari makan, dan cara tersebut juga memiliki banyak variasi teknik.

Cara itu juga membuat para paus bekerja sama dan memastikan bahwa mereka semua kedapatan makanan.

Peneliti juga telah melihat Paus Bryde (Balaenoptera edeni) mencari makan dengan cara ini, dan lumba-lumba hidung botol (genus Tursiops) di lepas pantai Florida menggunakan teknik perburuan kooperatif serupa yang disebut mud-ring feeding, di mana mereka mengaduk sedimen dari dasar perairan dangkal untuk menjebak ikan buruan mereka. 

Jumlah paus bungkuk telah meningkat setelah larangan perburuan paus komersial pada tahun 1985, dan tidak lagi dianggap terancam punah, tetapi dalam lima tahun terakhir, telah terjadi penurunan substansial terhadal populasi paus bungkuk.

Penelitian teknik mencari makan ini adalah bagian dari upaya untuk mencari tahu mengapa hal itu bisa terjadi, dengan potensi penyebab termasuk perubahan populasi makanan, dampak antropogenik pada habitat mereka, dan kerusakan iklim.

"Rekaman itu agak inovatif," kata Bejder. "Kami mengamati bagaimana hewan-hewan ini memanipulasi mangsa mereka dan mempersiapkan mangsa untuk ditangkap. Hal ini memungkinkan kami untuk mendapatkan wawasan baru yang benar-benar belum dapat kami lakukan sebelumnya."

 

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Live Streaming

Powered by