Pelaku Penembakan di Luar Sinagog Jerman Berseragam Ala Militer, Warga Diminta Berlindung

Oleh Tanti Yulianingsih pada 09 Okt 2019, 18:49 WIB
Diperbarui 09 Okt 2019, 19:17 WIB
Ilustrasi Polisi dan Militer

Liputan6.com, Halle - Penembakan yang terjadi di luar sinagog -- tempat beribadah orang Yahudi -- di Jerman dilaporkan terjadi saat acara Yom Kippur. Sebuah hari paling suci di Yudaisme.

Sebanyak dua orang tewas setelah pria bersenjata melepaskan tembakan di luar sinagog di Halle, Jerman.

Daily Mail yang dikutip Rabu (9/10/2019) melapor, seorang korban tewas diidentifikasi seorangwanita. Ia meninggal dunia setelah seorang penyerang, yang diyakini mengenakan seragam bergaya militer melepaskan tembakan dengan senapan mesin ringan pada Rabu pagi.

Sebuah granat juga dilemparkan ke pemakaman Yahudi sebelum penyerang melarikan diri, Bild melaporkan. Beberapa orang lain dilaporkan terluka.

Pria bersenjata itu sekarang buron, diperkirakan menuju ke arah Leipzig.

Polisi mengatakan mereka telah melakukan pencarian mendesak untuk menemukan pelaku penembakan. Mereka juga mengimbau penduduk untuk tinggal di rumah atau menemukan tempat berlindung yang aman.

2 of 2

Picu Penutupan Stasiun Kereta

Dilarang Melintas Garis Polisi
Ilustrasi Foto Garis Polisi (iStockphoto)

Stasiun kereta api utama Halle ditutup. Semua operasi kereta api utama ditangguhkan setelah dilaporkan terjadi penembakan.

Upaya itu dilakukan guna menghentikan penyerang melarikan diri lebih jauh.

Penembakan itu juga dilaporkan memicu gelombang besar polisi ke kota. Di antara mereka adalah unit SEK, elit unit polisi anti terorisme Jerman.

Lanjutkan Membaca ↓