Top 3: Pasangan Tanpa Busana Terekam Google Maps Jadi Sorotan

Oleh Liputan6.com pada 07 Okt 2019, 10:43 WIB
Diperbarui 07 Okt 2019, 10:43 WIB
Aplikasi navigasi
Perbesar
Ilustrasi Google Maps. (Doc: Daily Genius)

Liputan6.com, Jakarta - Google Maps memiliki fitur yang dinamakan StreetView yang siapa saja bisa melihat jalanan yang mereka cari secara realistis. Namun, aplikasi itu menunjukkan hal mengejutkan yang terjadi di Taiwan.

Pasangan yang sedang tidak mengenakan busana, terekam kamera Google Maps. Dan artikel ini menjadi tulisan paling populer di kanal Global, hari ini.

Artikel menarik lainnya, kisah mengenai perempuan Arab yang membebaskan diri dari pakaian Abaya atau kain serba hitam.

Artikel populer ketiga, pasukan bercahaya terekan oleh seseorang melintasi tengah lautan di AS. Masyarakat berspekulasi bahwa benda tersebut merupakan armada UFO.

Berikut ringkasan Top 3 berita terpopuler edisi Senin, (7/10/2019) di kanal Global, Liputan6.com:

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp 5 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com di tautan ini.

2 dari 4 halaman

1. Bikin Heboh, Pasangan Ini Terekam Google Maps Tanpa Busana

Pasangan tanpa busana di jalanan Taiwan terekam dalam Google Maps. (Google)
Perbesar
Pasangan tanpa busana di jalanan Taiwan terekam dalam Google Maps. (Google)

Pasangan di Taiwan tertangkap kamera Google Maps dalam keadaan tanpa busana.

Pasangan yang benar-bernar telanjang itu tampak berkeliaran di depan sebuah mobil yang diparkir si sisi jalan di Taiwan.

Dikutip dari The Sun, Sabtu (6/10/2019), kamera yang diambil di sisi Jalan Shantian, Taichung, itu tampak memperlihatkan seorang lelaki tanpa busana dengan tangan memeluk seorang wanita yang juga tanpa busana, dan kemudian mereka bersandar di mobil.

Mereka terlihat berjalan menuju jalan pegunungan, tanpa upaya untuk bersembunyi saat mereka berkeliaran di tempat terbuka.

Selengkapnya...

3 dari 4 halaman

2. Perempuan Arab Melepas Diri dari 'Belenggu' Abaya

Manahel Otaibi, 25, memeriksa teleponnya saat dia berjalan dengan pakaian ala Barat di Tahlia Street, Riyadh, Arab Saudi, pada 2 September 2019. (Fayez Nureldine / AFP)
Perbesar
Manahel Otaibi, 25, memeriksa teleponnya saat dia berjalan dengan pakaian ala Barat di Tahlia Street, Riyadh, Arab Saudi, pada 2 September 2019. (Fayez Nureldine / AFP)

Suatu pagi pada Mei 2019 di Riyadh; Manahel Otaibi (25) yang baru saja kembali ke Arab Saudi setelah menyelesaikan studinya di China, berpakaian untuk pergi ke gym.

Dia mengenakan celana jins dan T-shirt, meraih tasnya dan keluar. Abaya-nya, kain serba hitam yang merupakan pakaian adat untuk perempuan di Arab Saudi, ia tinggal di rumah.

Hal itu mungkin tampak sepele, tetapi bagi Otaibi, yang selama bertahun-tahun diwajibkan mengenakan abaya, itu tidak lain adalah kemenangan pribadi, demikian seperti dikutip dari the Los Angeles Times.

Sejumlah perempuan Arab Saudi saat ini mulai memilih mengenakan pakaian yang, jika mereka kenakan beberapa tahun lalu, bisa membuat mereka bermasalah dengan polisi moral lokal.

Selengkapnya...

4 dari 4 halaman

3. Pasukan Bercahaya Melintasi Langit di Laut Amerika

Penampakan pasukan bercahaya diduga UFO di langit Carolina Utara, AS. (William Guy/Youtube)
Perbesar
Penampakan pasukan bercahaya diduga UFO di langit Carolina Utara, AS. (William Guy/Youtube)

Seorang pria merekam penampakan 14 benda misterius bercahaya yang terbang di atas laut. Pria tersebut bernama William Guy yang sedang berlayar dengan kapal ferinya di daerah Carolina Utara, Amerika Serikat.

Dikutip dari Mirror, Minggu (6/10/2019), ia mengaku tidak melihat apa-apa di langit sebelum melihat benda misterius itu. Saat benda-benda asing itu muncul dia bertanya: "Adakah yang bisa memberitahuku apa itu?"

Rekaman yang ia ambil, lalu diunggah ke Youtube dan kurang dari satu pekan, rekaman itu sudah ditonton lebih dari 16.000 pengguna.

Banyak orang yang berkomentar dan berspekulasi bahwa benda-benda bercahaya tersebut merupakan armada dari UFO, namun beberapa komentar lainnya mengatakan itu hanyalah pantulan cahaya.

Selengkapnya...

 

Reporter: Windy Febriana

Lanjutkan Membaca ↓