Pelesir ke Korea Selatan Bebas Biaya Visa, Simak Syarat dan Ketentuannya

Oleh Afra Augesti pada 28 Sep 2019, 14:52 WIB
Diperbarui 28 Sep 2019, 14:52 WIB
Olimpiade Pyeongchang 2018-Fans Cantik
Perbesar
Dua wanita Fans Skating memperlihatkan ponsel mereka yang bergambar bendera Korea Selatan sebelum pertandingan balapan speed skater 1.500 meter pada Olimpiade Musim Dingin 2018 di Gangneung Oval, Korea Selatan, Selasa, (13/2). (AP Photo / Vadim Ghirda)

Liputan6.com, Jakarta - Pesta kebudayaan tahunan Korea di Indonesia, Korea Festival (K-Festival), akan segera hadir kembali. Acara ini digelar sebulan penuh, terhitung mulai 1 Oktober hingga 10 November 2019, dengan program yang diadakan via offline maupun online.

Rangkaian kegiatan seperti pertunjukan tradisonal, pameran konten, pemutaran film, konser K-Pop dan lain-lain, akan didukung dan diadakan oleh berbagai institusi Korea di Tanah Air, salah satunya adalah Korea Tourism Organization (KTO) yang merupakan organisasi pemerintah di bawah naungan Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea.

Dalam rangka merayakan "ASEAN-Republic of Korea Commemorative Summit" yang diselenggarakan pada 25-26 November 2019 di Busan, pemerintah Korea Selatan membebaskan biaya visa bagi warga negara ASEAN, termasuk Indonesia, untuk tahun ini.

Menurut perwakilan dari KTO, aturan baru ini berlaku selama tiga bulan, mulai dari Oktober hingga Desember 2019.

"Ini bukan bebas visa, tapi bebas biaya visa. Berlakunya mulai 1 Oktober sampai 31 Desember 2019," kata Nina, salah satu perwakilan KTO dalam jumpa pers di kantor Korea Culture Center (KCC) Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat, 27 September 2019.

Saat ini di Indonesia, minat WNI untuk mengunjungi Korea Selatan semakin meningkat setiap tahun. Pada tahun 2018, Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia telah menerbitkan total 157,924 visa dan berdasarkan jumlah visa yang diterbitkan terdapat peningkatan sebanyak 15% setiap tahun.

Selain itu, maasih dalam rangka untuk meramaikan perayaan tersebut, KTO Jakarta juga mengadakan aktivitas daring berjudul "20 Days Challenge" di situs web resminya www.akudankorea.com. Hadiah utamanya berupa tiket pesawat gratis ke Korea Selatan dari maskapai Asiana Airlines.

Peserta yang mengikuti kompetisi itu diwajibkan untuk mengunggah foto atau video ke akun Instagram mereka selama 20 hari berturut-turut, sejak dibukanya K-Festival 2019 pada 1 Oktober.

2 dari 3 halaman

Paket Wisata Korea Selatan

Seokchon Lake
Perbesar
Kawasan wisata Seokchon Lake di Seoul, Korea Selatan. (dok.Instagram @madame_oh_seoul_story/https://www.instagram.com/p/Bv1oqOWH9Dd/Henry

Tak hanya itu, KTO Jakarta bekerja sama dengan Traveloka juga menawarkan diskon bagi mereka yang ingin berwisata ke Negeri Gingseng melalui kode promo KTOxTraveloka.

"Anda bisa mendapatkan berbagai macam diskon, mulai dari tiket pesawat, hotel, aktivitas dan rekreasi lainnya. Program ini hanya berlaku di aplikasi Traveloka. Untuk transaksinya cuma bisa dilakukan selama gelaran K-Festival 2019 dan setiap Selasa dan Rabu, sedangkan periode perjalanannya kapan saja," terang Nina.

KCC Indonesia, KTO, pemerintah Provinsi Gyonggi, dan Asiana Airlines pun membuka kompetisi video pada 20 September hingga 12 Oktober 2019, dengan hadiah 5 paket wisata ke Gyonggi --daerah barat laut Korea Selatan yang mengelilingi Seoul.  

Di sana, pengunjung bisa menyambangi makam Dinasti Joseon, taman bermain Everland, Korean Folk Village, Pulau Nami, sampai ke Zona Demilitarisasi atau DMZ yang berbatasan langsung dengan Korea Utara.  

3 dari 3 halaman

Perhatikan Syarat dan Ketentuan

Pesona Menakjubkan Pulau Jeju Korea Selatan
Perbesar
Seorang wanita menggantung cumi-cumi untuk dikeringkan du sebuah pelabuhan di pulau Jeju, Korea Selatan (8/5/2019). Karena memiliki keindahan alam dan kebudayaan yang unik, Pulau Jeju adalah salah satu objek wisata paling terkenal di Korea. (AFP Photo/Ed Jones)

Pemerintah Republik Korea pada tanggal 25-26 November 2019 akan menyelenggarakan ASEAN-Republic of Korea Commemorative Summit di Busan, Korea Selatan.

Untuk merayakan acara itu, pemerintah Korsel telah memutuskan untuk memberikan bebas biaya visa dalam waktu terbatas selama 3 bulan kepada WNI dan warga negara ASEAN lainnya.

Karena itu, WNI yang ingin mengunjungi Korea Selatan dapat mengajukan permohonan visa tanpa membayar biaya visa selama periode tersebut.

Berikut adalah hal-hal yang berkaitan dengan visa, mengutip visitkorea.or.id dan situs web Kedubes Republik Korea di Jakarta overseas.mofa.go.kr:

1. Tipe visa yang termasuk dalam program bebas biaya visa ini hanya berlaku untuk tujuan Kunjungan Singkat (C-3) dan single entry (klasifikasi visa C-3). Visa C-3 berlaku untuk satu kali dengan waktu kunjungan 30 hari dan maksimum 90 hari.

2. Bebas biaya visa berlaku mulai tanggal 1 Oktober 2019 sampai dengan 31 Desember 2019. Selama 3 bulan tersebut, pengajuan visa tipe C-3 akan dibebaskan dari biaya visa sebesar USD 40 (Rp 567.000). Tetapi biaya administrasi pendaftaran di Korea Visa Application Center (KVAC) tetap berlaku.

3. Masa berlaku visa adalah 3 bulan setelah tanggal penerbitan. Dalam kurun waktu tersebut, visa dapat digunakan untuk mengunjungi Korea sesuai dengan tanggal rencana keberangkatan.

ASEAN-Republic of Korea Commemorative Summit tahun ini adalah peringatan ke-30 berlangsungnya Dialogue Partnership.

Mengutip pernyataan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Kim Chang-beom: "ASEAN-Republic of Korea Commemorative Summit dan program bebas biaya visa ini diharapkan dapat memberikan kesempatan dan pengalaman bagi banyak WNI yang ingin menikmati keindahan alam dan kebudayaan Korea."

Hal-hal yang harus diperhatikan:

1. Lokasi pengajuan permohonan visa: Korea Visa Application Center, Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Lantai 5

2. Biaya administrasi pendaftaran visa Rp 196.000 (tetap bayar walaupun program ini berlaku).

3. Masa proses mulai dari pengajuan hingga penerbitan visa: "Single Visa (C-3 dan lainnya) 6 hari kerja (tidak termasuk tanggal pengajuan).

Lanjutkan Membaca ↓