Kemlu RI Raih Penghargaan Best Campaign

Oleh Tanti Yulianingsih pada 28 Sep 2019, 09:02 WIB
Diperbarui 28 Sep 2019, 10:16 WIB
Penghargaan Kemlu. (Dokumentasi Kemlu)

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) baru saja menerima penghargaan Best Campaign di acara Government Social Media Summit 2019 (GSMS 2019) yang diselenggarakan pada 24 September 2019 oleh Awrago -- bekerja sama dengan NoLimit, serta didukung oleh Kantor Staf Presiden dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

"Penghargaan ini merupakan salah satu apresiasi atas kinerja Kemlu untuk selalu mengusahakan yang terbaik bagi diseminasi informasi mengenai diplomasi kepada masyarakat," kata Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Cecep Herawan seperti dikutip dari Kemlu.go.id, Sabtu (28/9/2019). 

Disampaikan pula ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga media social Kemlu terpilih sebagai the best campaign.

Media sosial telah menjelma menjadi kanal komunikasi yang vital dan strategis antara pemerintah dan masyarakat. Fenomena inilah yang menjadi salah satu alasan diberikannya award sebagai momen apresiasi terhadap kinerja pemerintah dalam mengelola akun media sosial.

 

2 dari 3 halaman

Awal Penilaian

Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI (kredit: Kemlu.go.id)
Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI (kredit: Kemlu.go.id)

Penilaian pada GSM Award tidak dilakukan hanya sesaat. Dalam rentang Agustus 2018 – Juli 2019, seluruh data aktivitas media sosial pemerintah dipantau dan dianalisis untuk diklasifikasikan. Terkumpul sebanyak total 5.762.655 data media sosial dari berbagai platform yang terdiri dari akun, engagement, kata kunci, dan tagar.

Data ini dikumpulkan oleh NoLimit sebagai perusahaan yang menggunakan big data dalam memonitor dan menganalisis media daring.

Seluruh data yang terkumpul dianalisis oleh Awrago dan NoLimit untuk kemudian ditentukan secara kuantitatif nominasinya sebanyak tiga sampai lima nominasi untuk 13 kategori. Dari nominasi tersebut, pemenang ditentukan secara kualitatif oleh dewan juri, yaitu: Karina Kusumawardani (CEO Awrago), Aqsath Rasyid (CEO NoLimit), Arbain Rambey (fotografer senior Kompas), Maryati Abdullah (Envoy untuk Open Government Partnership), dan Syafiq B. Assegaff (dosen komunikasi London School of Public Relations).

3 dari 3 halaman

Apresiasi Kinerja Pengelolaan Media Sosial Pemerintah

Ilustrasi Media Sosial
Ilustrasi Media Sosial (iStockphoto)

GSM Award diharapkan dapat mengapresiasi kinerja pengelolaan media sosial pemerintah dan memotivasi pemerintah untuk mengoptimalkan struktur pengelolaan media sosial, meningkatkan peran media sosial dalam publikasi informasi publik dan interaksi dengan masyarakat, serta meningkatkan kreativitas sekaligus kinerjanya dalam melayani masyarakat.

Lanjutkan Membaca ↓