Tingkatkan Kuota Wisatawan, Taiwan Gencarkan Promosi Wisata Murah

Oleh Liputan6.com pada 20 Sep 2019, 17:28 WIB
Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO), John C. Chen menjawab pertanyaan rekan media pada acara Travel Fair 2019 di Jakarta Convention Center Jumat (20/9/2019) (Liputan6.com/Hugo Dimas)

Liputan6.com, Jakarta - Taiwan turut memeriahkan sebuah pameran travel yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC). Langkah itu dilakukan untuk mempromosikan pariwisata berbagai negara yang diselenggarakan pada 20 sampai 22 September 2019.

Dalam acara ini, juga diperkenalkan fitur-fitur perjalanan terbaru Taipei untuk para tamu. Langkah ini merupakan salah satu cara mengejar target kenaikan pariwisata Indonesia ke Taiwan.

Selain itu, ada pemberian potongan harga cukup murah hingga undian perjalanan gratis ke Taipei, demi mempromosikan Taiwan sebagai negara yang wajib dikunjungi.

Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO), John C. Chen di hari pertama pameran, Jumat (20/9/2019). Kepala TETO tersebut menyampaikan sepatah dua patah kata sebagai bagian dari promosi negerinya untuk menguatkan sektor pariwisata Taiwan. 

"Dalam kesempatan ini kami juga bersama dengan kurang lebih 20 peserta yang kami bawa dari taiwan untuk bisa mampir ke acara pameran travel kali ini,” ujar Kepala John C. Chen yang disampaikan oleh penerjemahnya.

"Tentu saja, Taiwan sudah menjadi lambang di mana banyak sekali yang bisa disampaikan kepada masyarakat Indonesia, baik secara budaya orang Tionghoa, atau pun juga kulinernya," tambah John C. Chen melalui penerjemahnya.

Dengan menggaet 15 industri wisata, Biro Pariwisata Taiwan menawarkan berbagai keindahan pemandangan, makanan khas, kebudayaan dan lingkungan, hingga penawaran wisata ramah Muslim. 

Negara yang dijuluki Negeri yang Sunyi, berupaya mengajak khalayak untuk tidak sungkan pelesir ke negara dengan bendera berlambang matahari tersebut.

2 of 3

Menjadi Destinasi Wisata Favorit

Papan nama Taiwan pada booth di acara Travel Fair 2019, Jakarta Convention Center (20/9/2019) (Liputan6.com/Hugo Dimas)
Papan nama Taiwan pada booth di acara Travel Fair 2019, Jakarta Convention Center (20/9/2019) (Liputan6.com/Hugo Dimas)

Perlu diketahui, Taiwan memiliki sumber pariwisata yang beragam serta melimpah. Untuk itu, Negeri yang Sunyi tersebut secara agresif berupaya meningkatkan mutu lingkungan pariwisata dalam beberapa tahun belakangan.

Taiwan bahkan masuk ke dalam “10 Destinasi Wisata yang Direkomendasikan,” dan menempatkan Taiwan pada urutan ke-8 dari 10 negara yang ada, seperti dilansir dari GlobeSpots.

Tak hanya itu, Taiwan juga bertonggok di urutan ke-5 tempat wisata terpopuler di dunia, seperti disebutkan oleh salah satu situs e-commerce perjalanan, Booking.com.

Negara dengan ibu kota Taipei tersebut juga berupaya menjadi negara wisata ramah muslim, untuk dapat menarik lebih banyak teman Muslim datang berwisata ke sana. Hal tersebut terbukti dari “Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019” yang menempatkan Taiwan pada urutan ketiga destinasi wisata terbaik untuk kategori negara non-Muslim. 

3 of 3

Penetrasi Bertahap Peningkatan Angka Wisatawan

Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO), John C. Chen beserta tim dari Taiwan-Taipei berpose bersama pada Travel Fair 2019 di Jakarta Convention Center, Jumat (20/9/2019) (Liputan6.com/Hugo Dimas)
Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO), John C. Chen beserta tim dari Taiwan-Taipei berpose bersama pada Travel Fair 2019 di Jakarta Convention Center, Jumat (20/9/2019) (Liputan6.com/Hugo Dimas)

Pada pameran kali ini, Taiwan-Taipei bekerjasama untuk mempromosikan nilai-nilai yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara, terutama wisatawan dari Indonesia.

Sejak Januari hingga Juni tahun 2019, jumlah warga Indonesia yang berkunjung ke Taiwan jumlahnya menembus angka 100 ribu orang. Terdapat peningkatan hingga 9,04 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 seperti yang disampaikan melalui siaran pers yang diberikan kepada rekan media.

Kepala TETO, John C. Chen juga menyebutkan tren kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan serta harapannya terhadap kunjungan wisatawan saat ini.

“Tahun kemairn kurang lebih 210.00 orang jalan-jalan ke Taiwan. Harapannya bisa dua kali lipat, bisa mencapai 420.000, karena juga ini merupakan pertama kali Kota Taipei mengikuti acara travel fair seperti ini,” ujar John C. Chen melalui bantuan penerjemah. 

Peningkatan jumlah tersebut menunjukkan Taiwan berupaya untuk memerjuangankan pasar pariwisata Indonesia yang memiliki potensi secara bertahap. Tak hanya itu, melalui acara ini juga diharapkan dapat menaikan kerja sama dan pertukaran industri pariwisata antara Taiwan dengan Indonesia.

Pengunjung pameran bisa mendapatkan informasi produk wisata terbaru Taiwan serta mengikuti berbagai kegiatan yang ada. Selain itu, juga disediakan hadiah kecil bagi yang menyelesaikan pengisian angket online.

Tak hanya itu, untuk setiap pembelian paket perjalanan wisata Taiwan selama pameran, pembeli akan mendapatkan hadiah menarik yang jumlahnya terbatas dengan cara menukarkannya di Pavilium Taiwan pada area pameran.

Reporter: Hugo Dimas

Lanjutkan Membaca ↓