Ikuti Hati Nurani... Ini 6 Kata Bijak Tokoh Dunia yang Penuh Motivasi

Oleh Liputan6.com pada 20 Sep 2019, 14:00 WIB
[Bintang] Mahatma Gandhi

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai pemimpin atau yang dapat dikatakan tokoh-tokoh dunia, sosok mereka kerap menjadi sorotan. Baik hal kecil maupun besar.

Ucapan para pembesar itu bahkan tak jarang dikutip, dijadikan motivasi bagi sebagian orang. Sejumlah kutipan inspirasional tersebut kemudian menyebar luas.

Kutipan-kutipan tersebut lalu menginspirasi masyarakat agar meraih kesuksesan serupa para pemimpin tersebut.

Dilansir dari Lifehack, Jumat (20/9/2019), terdapat beberapa pemimpin dunia seperti John F. Kennedy, Mahatma Gandhi dan tokoh dunia lainnya yang masih hidup dan terus memotivasi generasi dunia yang lebih baik melalui kutipannya.

Dari kata-kata yang menginspirasi itu, kita seolah dapat melihat dan menjadikan contoh seperti apa dari tokoh-tokoh pemimpin sebelumnya yang telah sukses.

2 of 7

1. Selalu Ikuti Hati Nurani, Mahatma Gandhi

Mahatma Gandhi
7 Juni 1893, Ghandi memutuskan untuk melawan ketidakadilan dan membela hak-haknya sebagai orang India, serta manusia (Wikipedia).

"Suara manusia tidak akan pernah bisa mencapai jarak yang diliputi oleh suara hati nurani yang kecil dan tenang.”

Mahatma Gandhi (1869-1948) adalah lelaki kelahiran India yang telah melakukan gerakan sosial di dunia. Beberapa gerakan yang ia lakukan seperti, mendirikan Kongres India Natal, yang bertujuan membentuk komunitas India di Afrika Selatan hingga menjadi kekuatan politik.

Selain itu, ia juga memprotes Undang-undang Garam Inggris yang melarang orang India mengumpulkan atau menjual garam.

3 of 7

2. Manfaatkan Kesempatan untuk Ubah Hal Baik, Harry S. Truman

Presiden ke-33 AS Harry S. Truman
Presiden ke-33 AS Harry S. Truman (AP)

"Pria membuat sejarah dan bukan sebaliknya. Dalam periode di mana tidak ada kepemimpinan, masyarakat diam. Kemajuan terjadi ketika para pemimpin yang berani dan terampil memanfaatkan kesempatan untuk mengubah hal-hal menjadi lebih baik."

Kutipan ini diberikan oleh Harry S. Truman (1884-1972) yang merupakan Presiden ke-33 AS. Harry Truman dua kali menjabat sebagai presiden selama masa jabatannya yang kedua pada 1949.

4 of 7

3. Selalu Bergaul dengan Siapapun, Dwight D. Eisenhower

Presiden ke-34 AS, Dwight D. Eisenhower (Whitehouse.gov).
Presiden ke-34 AS, Dwight D. Eisenhower (Whitehouse.gov).

"Rasa humor adalah bagian dari seni kepemimpinan, bergaul dengan orang-orang, menyelesaikan sesuatu."

Dwight D. Eisenhower (1890-1969) yaitu Presiden ke-34 AS setelah Harry Truman. Presiden Dwight Eisenhower, yang juga dua kali berturut-turut menjadi presiden sampai 1960, menyebutkan dirinya seorang moderat.

5 of 7

4. Rendah Hati, John Maxwell

John Maxwell
John Maxwell (Wikimedia).

"Orang mempercayai pemimpin lebih dulu daripada visinya".

Ia adalah John Maxwell (1947) yang memberikan kata-kata motivasi ini. Maxwell adalah seorang pembicara, penulis yang fokus pada tema kepemimpinan. Lelaki asal Amerika ini juga pendeta.

6 of 7

5. Jadilah Pemimpin yang Layak, John. F Kennedy

John F Kennedy
John F Kennedy (John Vachon/LOOK Magazine/Library of Congress).

"Kepemimpinan dan pembelajaran sangat diperlukan satu sama lain."

John F. Kennedy (1917-1963) merupakan sosok presiden satu-satunya yang memenangkan Hadiah Pulitzer --penghargaan yang dianggap tertinggi dalam bidang jurnalisme cetak di Amerika Serikat.

7 of 7

6. Siap dengan Tantangan, Jesse Jackson

Jesse Jackson
Jesse Jackson (Wikimedia).

"Kepemimpinan tidak bisa begitu saja rukun. Kepemimpinan harus memenuhi tantangan moral saat itu."

Jesse Jackson (1941) ialah seorang pemimpin hak sipil di Amerika. Pada 1997, Presiden Bill Clinton mengutus Jeese Jackson ke Afrika untuk mempromosikan hak asasi manusia dan demokrasi.

Pada tahun yang sama, Jackson juga mendirikan Wall Street Project yang bertujuan untuk meningkatkan peluang kaum minoritas di perusahaan Amerika.

 

Reporter: Aqilah Anandda Purwanti

Lanjutkan Membaca ↓