Topan Tropis Nine Sudah Menuju Kepulauan Abaco, Bahama Siaga Lagi

Oleh Afra Augesti pada 14 Sep 2019, 13:02 WIB
Topan Tropis Sembilan

Liputan6.com, Great Abaco - Badai baru mengancam Bahama hanya selang dua pekan setelah Badai Dorian memporak-porandakan sebagian besar kepulauan ini.

Tropical Cyclone Nine menguat jadi Tropical Storm Humberto pada Jumat malam, 13 September 2019, waktu setempat.

Dilaporkan oleh BBC pada Sabut (14/9/2019), siklon tropis ini sudah bergerak menuju barat laut ke arah Kepulauan Great Abaco, salah satu pulau yang paling parah dilanda Badai Dorian.

Badai Humberto diprediksi akan menyebabkan angin kencang dan hujan lebat di pulau-pulau yang ada di Great Abaco, dengan beberapa daerah berpotensi terguyur hujan 15 cm (6 inci) dan terterpa angin dengan kecepatan 45 km/jam (30 mph).

Layanan Cuaca BBC meramal Badai Humberto dapat menguat menjadi badai lain selama beberapa hari mendatang. Para pejabat telah memperingatkan bahwa banjir dari badai baru dapat menghambat upaya penyelamatan dan bantuan yang sekarang masih dijalankan.

Carl Smith, dari Badan Manajemen Kedaruratan Nasional (Nema), menyampaikan kepada wartawan bahwa Badai Humberto dapat menghambat pencarian korban Badai Dorian, serta upaya untuk menyalurkan pasokan penting ke Grand Bahama dan Great Abaco -- kepulauan di Bahama yang paling parah dihantam Dorian.

"Saya harap, itu (Badai Humberto) tidak mengganggu proses evakuasi dan pemberian bantuan," kata Smith. "Kami telah mengambil tindakan pencegahan untuk mengatasi dampak potensial yang mungkin kami temui."

2 of 3

Cuaca Tak Bersahabat

Ilustrasi topan badai di pesisir (AFP Photo)
Ilustrasi topan badai di pesisir (AFP Photo)

Saat ini, terdapat beberapa kelompok badai petir yang masih berada di sekitar bagian utara pantai Hispaniola dan Kuba ke sisi selatan Bahama serta Bahama Tengah.

Ahli cuaca Accuweather Dan Kottlowski mengatakan, mereka mendorong semua penghuni atau pengunjung Bahama, Florida, dan Kuba untuk tetap waspada dengan perkembangan Tropical Cyclone Nine tersebut. Menurutnya, seberapa cepat gangguannya menguat dapat membantu untuk menentukan kedatangannya.

Ahli Meteorologi Senior AccuWeather Rob Miller mengatakan, jika gangguan semakin menguat, ia memiliki peluang lebih besar untuk menghantam di sepanjang jalan yang lebih ke barat melintasi Florida selatan dan ke Teluk Meksiko.

"Di sisi lain, jika gangguan meningkat hingga ke depresi tropis, badai tersebut memiliki peluang lebih besar untuk mengambil jalur yang lebih ke utara menuju Bahama utara dan di sepanjang selatan pantai Atlantik AS," tambah Rob.

Selain kekuatan badai tropis itu sendiri menjadi faktor pergerakannya, terdapat faktor lain yang mendorong gangguan iklim ini. Salah satunya adalah batas barat dari daerah bertekanan tinggi di atas Atlantik dekat Bermuda. Yang lainnya adalah badai di atmosfer atas bagian utara Teluk Meksiko.

Aliran antara kedua faktor ini akan menciptakan arus barat laut dari sistem tropis. Jika daerah bertekanan tinggi tetap kuat dan badai di Teluk bergerak cepat ke barat, itu bisa menghalangi jalur utara.

Jika area bertekanan tinggi melemah dan badai di Teluk menahannya, topan tropis potensial mungkin akan bergerak ke jalur Pantai Timur.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓