Top 3: Asteroid yang Diduga Menghantam Bumi Tak Terdeksi Disorot

Oleh Liputan6.comTeddy Tri Setio BertyRaden Trimutia Hatta pada 03 Sep 2019, 10:00 WIB
Ilustrasi Asteroid

Liputan6.com, Jakarta - Artikel Asteroid 2006 QV89 diprediksi akan menghantam bumi pada 9 September 2019 ini menjadi berita paling populer, lantaran kini benda tersebut tak terdeteksi sedang menuju Bumi.

Para astronom melihat dan memprediksi lokasi asteroid yang sangat rendah sehingga sulit ditemukan dengan teleskop.

Artikel dari isu serupa juga menjadi berita populer di kanal Global. Publik sepertinya penasaran dengan klasifikasi NASA soal Asteroid yang diduga akan menghantam Bumi yang ternyata hanya melintas saja pada 14 September.

Selanjutnya berita mengenai tanda seseorang yang memiliki IQ tinggi juga menjadi artikel menarik perhatian publik.

Berikut artikel Top 3 Global Liputan6.com selengkapnya edisi Selasa (3/9/2019):

2 of 4

1. Asteroid yang Diduga Menghantam Bumi Tak Terdeksi

Asteroid (0)
Ilustrasi lintasan asteroid menuju Bumi. (Sumber Pixabay)

Sebuah asteroid diprediksi menghantam bumi pada 9 September 2019. Namun, temuan terbaru para astronom mengungkap, asteroid itu sama sekali tidak sedang menuju Bumi.

Para astronom mengaku tidak dapat menemukan tempat yang diperkirakan terjadinya tabrakan asteroid dengan Bumi. Mereka pun memberikan status asteroid itu menjadi 'Tak Terdeteksi'.

Selengkapnya disini...

3 of 4

2. Ini Tanda Seseorang Ber-IQ Tinggi

Ilustrasi orang pintar
Ilustrasi orang pintar (Foto: Unsplash.com/Lucrezia Carnelos)

Meski intelligent quotient atau IQ bukan satu-satunya indikator untuk menentukan kecerdasan seseorang, tak dapat dipungkiri bahwa IQ masih 'didewakan'.

Tak mengherankan bila beberapa sekolah kerap mengadakan tes IQ untuk mengukur kecerdasan para siswanya. Mereka yang ber-IQ tinggi pun langsung dicap sebagai siswa cerdas.

Baca selengkapnya...

4 of 4

Asteroid Ini Akan Lintasi Bumi 14 September

Ilustrasi asteroid
Ilustrasi asteroid (Wikipedia)

Sepasang asteroid melintasi Bumi di sepanjang orbitnya mengelilingi Matahari pada 28 Agustus 2019. Kini, NASA tengah mengamati sepasang asteroid lainnya yang akan mendekati Bumi dalam periode 24 jam pada 14 September 2019.

Selengkapnya...

Lanjutkan Membaca ↓