Menteri PUPR: Kerja Sama RI - Timor Leste Harus Terus Ditingkatkan

Oleh Rizki Akbar Hasan pada 31 Agu 2019, 16:30 WIB
Diperbarui 01 Sep 2019, 22:14 WIB
(sumber: Kemen PUPR RI)

Liputan6.com, Dili - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendapat penugasan dari Presiden Joko Widodo sebagai Utusan Khusus untuk menghadiri Peringatan ke-20 Hari Pelaksanaan Jajak Pendapat di Dili, Timor Leste, Jumat, 30 Agustus 2019.

Menteri Basuki juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Timor Leste Francisco Guterres Lu Olo di Istana Presiden, Dili, Timor Leste.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki menyerahkan surat dari Presiden Joko Widodo terkait ucapan selamat atas Perayaan Jajak Pendapat ke-20 Timor Leste.

Menteri Basuki juga menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi agar Indonesia dan Timor Leste dapat terus meningkatkan kerjasama di berbagai bidang pada tahun-tahun mendatang.

"Kami percaya kerjasama antar kedua negara akan membuat Timor Leste menjadi negara tangguh di Asia Tenggara dan mandiri secara ekonomi maupun politik," tutur Menteri Basuki di Istana Presiden Timor Leste pada Jumat 30 Agustus 2019, seperti dikutip dari siaran pers yang dimuat Liputan6.com, Sabtu (31/8/2019).

Selama 3 tahun terakhir, nilai perdagangan bilateral Indonesia-Timor Leste terus stabil dikisaran USD 222 juta hingga USD 229 juta. Kondisi ini mencerminkan hubungan baik dari Pemerintah kedua negara dalam kerjasama perdagangan.

2 dari 3 halaman

Infrastruktur

(sumber: Kemen PUPR RI)
(sumber: Kemen PUPR RI)

Selain perdagangan, hubungan kerjasama Indonesia dengan Timor Leste di bidang pembangunan infrastruktur juga terjalin erat. Nilai proyek konstruksi dan konsultasi Indonesia pada sejumlah proyek infrastruktur di Timor Leste terus mengalami peningkatan. 

Kerjasama kedua negara yang telah terjalin dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM Timor Leste yang dilaksanakan Kementerian PUPR antara lain pelatihan rehabilitasi dan rekonstruksi konstruksi jalan, program dan budgeting, dan pelatihan tenaga teknik operasional untuk operator buldozer dan alat-alat berat. 

Menteri Basuki mengatakan pembangunan infrastruktur fisik sangat penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Namun perlu didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten.

Menteri Basuki berharap hubungan kerjasama yang selama ini telah berjalan baik antara Indonesia dan Timor Leste terus meningkat di tahun-tahun mendatang. "

Dalam hal ini, Indonesia juga ingin mendukung pengembangan sumber daya manusia Timor - Leste melalui program kerja sama teknis di berbagai sektor," ujarnya. 

Pada malam hari, Menteri Basuki dan rombongan menghadiri perayaan 20 tahun Jajak Pendapat 30 Agustus 1999 di Tasi Tolu, Dili.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓