6 Fakta Mengapa Kebakaran Hutan Amazon Disebut Krisis Global

Oleh Happy Ferdian Syah Utomo pada 23 Agu 2019, 20:10 WIB
20151019-Ilustrasi-Kebakaran-Hutan

Liputan6.com, Brasilia - Kebakaran hutan hujan Amazon tengah menjadi perbincangan dunia, karena dikhawatirkan kian berdampak buruk pada perubahan iklim saat ini.

Hutan hujan Amazon melingkupi sembilan negara di Amerika Latin, dan dijuluki sebagai paru-paru dunia karena menyumbang sekitar 20 persen cadangan oksigen yang dihirup manusia.

Tanda pagar (tagar) #SaveAmazonia masuk dalam daftar tren topik tertinggi di berbagai platform media sosial selama beberapa hari terakhir, menandakan kebakaran hutan Amazon dipandang sebagai krisis global.

Bahkan, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan di forum G7 baru-baru ini, bahwa dunia tidak boleh tinggal diam dengan kebakaran hutan Amazon.

Namun, Presiden Brasil Jair Bolsonaro, di mana bagian hutan hujan Amazon di wilayah negaranya adalah yang terdampak paling parah, mengatakan kebakaran adalah bagian dari ulah lembaga-lembaga pro lingkungan "yang mencari pendanaan", sebagaimana dikutip dari Newsweek.com pada Jumat (23/8/2019).

"Memang ada kebakaran di Amazon tapi tidak seperti yang mereka (lembaga pro lingkungan) katakan. Bisa jadi mereka sedang mencari pendanaan untuk melanjutkan kampanyenya," kata Bolsonaro kepada media Brasil pada Rabu 21 Agustus.

Terlepas dari itu, berikut adalah fakta-fakta yang perlu Anda ketahui tentang kontroversi di balik tragedi kebakaran hutan Amazon, yang disarikan dari berbagai sumber.

2 of 7

1. Kebakaran hutan hujan Amazon kali ini adalah yang terparah sejak 2013, di mana menurut Institut Nasional untuk Penelitian Angkasa Luar (INPE), di mana dampak kerusakannya meningkat sebanyak 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kebakaran dahsyat di hutan hujan Amazon Brasil (AFP/A. Scorza)
Kebakaran dahsyat di hutan hujan Amazon Brasil (AFP/A. Scorza)
3 of 7

2. Presiden Brasil Jair Bolsonaro disalahkan atas kebakaran hutan hujan Amazon, karena menerapkan kebijakan perluasan penggunaan lahan untuk industri.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro (AP/Eraldo Peres)
Presiden Brasil Jair Bolsonaro (AP/Eraldo Peres)
4 of 7

3. Kabar yang beredar di media sosial menyebut kebakaran hutan hujan Amazon telah berlangsung sejak tiga pekan lalu. Namun, berbagai lembaga kompeten terkait --termasuk INPE-- belum juga menyebut kapan pastinya api mulai merambat.

Kebakaran Hutan Amazon
Gambar yang diambil oleh NASA Earth Observatory menunjukkan kebakaran hutan yang melanda negara bagian Brasil: Amazonas (kanan-tengah atas), Para (atas kanan), Mato Grosso (kanan bawah) dan Rondonia (bawah tengah) pada 11/8/2019. (AFP/HO)
5 of 7

4. Muncul teori konspirasi yang menyebut kebakaran hutan hujan Amazon dipicu oleh kekalahan industri minyak atas perserteruan hukum dengan suku asli di Ekuador, yang memenang klaim atas tanah leluhur yang dituduh dijual tanpa kesepakatan sah.

Potret Kehidupan Suku Pribumi Waorani di Ekuador
Pribumi Waorani, Tiri Nenquimo menggunakan sumpit di dekat desa Nemompare, di tepi sungai Curaray, di provinsi Pastaza, Ekuador (14/4/2019). Suku Waorani dari Amazon Ekuador berdemo di depan pengadilan memprotes perusahaan minyak keluar dari wilayah mereka. (AFP Photo/Rodrigo Beundia)
6 of 7

5. Banyak selebritas dunia ikut menyuarakan tentang keprihatinan terhadap kebakaran hutan Amazon, dengan aktor Leonardo DiCaprio dan penyanyi Madonna berada di garis terdepan protes tersebut.

Aktor Hollyood Leonardo DiCaprio (AFP/Valerie Macon)
Aktor Hollyood Leonardo DiCaprio (AFP/Valerie Macon)
7 of 7

6. Kota terbesar di Brasil, Sao Paulo mendadak digelayuti awan hitam pekat pada Senin 19 Agustus 2019 sore, di mana disebabkan oleh asap dan jelaga dari kebakaran hutan Amazon yang bejarak ribuan kilometer darinya.

Langit kota Sao Paulo menghitam akibat kebakaran hutan hujan Amazon di Brasil (AP Photo)
Langit kota Sao Paulo menghitam akibat kebakaran hutan hujan Amazon di Brasil (AP Photo)
Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by