Kedutaan Tiongkok Minta Kanada Tak Campuri Isu Hong Kong

Oleh Liputan6.com pada 19 Agu 2019, 12:30 WIB
Puluhan Ribu Massa Padati Victoria Park Hong Kong

Liputan6.com, Hong Kong - Kedutaan Tiongkok di Ottawa memperingatkan Kanada untuk tidak ikut campur dalam ketegangan yang terjadi di Hong Kong. Peringatan ini muncul sehari setelah Kanada menyatakan ikut dengan Uni Eropa untuk membela "hak dasar berkumpul" untuk warga Hong Kong yang sudah lebih dari dua bulan berdemonstrasi.

Dilansir dari South China Morning Post Senin (19/8/2019), memasuki minggu ke-11 demonstrasi Hong Kong, ratusan hingga ribuan demonstran masih menggelar unjuk rasa secara damai di Pusat Keuangan Asia.

Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland serta kepala kebujakan luar negri Uni Eropa (UE), Federica Mogherini mengatakan, "Kebebasan mendasar, termasuk hak untuk berkumpul secara damai, harus ditegakkan."

Namun, pada situs resmi kedutaan Tiongkok di Kanada memberikan pernyataan peringatan, "secepatnya tidak lagi ikut campur dengan isu Hong Kong serta isu dalam Tiongkok."

2 of 3

Belum Ada Pernyataan Balasan Dari Kanada

Ribuan PNS Hong Kong Ikut Demo Tolak RUU Ekstradisi
Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) mengikuti unjuk rasa menolak RUU Ekstradisi di Hong Kong, Jumat (2/8/2019). Mereka mendukung gerakan demonstran pro demokrasi. (ANTHONY WALLACE/AFP)

Pernyataan ini di keluarkan tanpa memberi tahukan siapa yang memberi peringatan ini, pihak kedutaan juga menekankan bahwa pihak Kanada harus hati-hati dengan perkataan dan perilakunya terkait isu Hong Kong.

Pihak Kanda tidak memberikan tanggapan secara langsung. Namun, diketahui bahwa Kanada memiliki sekitar 300.000 warga yang tinggal di Hong Kong.

Kanada memiliki sengketa diplomatik khusus dengan Tiongkok sejak penahanan Kepala Keuangan Huawei Technologies Co Ltd, Meng Wanzhou berdasarkan surat perintas AS pada Desember lalu.

Setelah permasalahan ini, Tiongkok memblokir beberapa komoditas impor Kanada.

 

Reporter: Windy Febriana

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
Tragedi Kabut Asap