Upaya Zoologi Frankfurt Selamatkan Orangutan Indonesia Lewat Sekolah Kera

pada 09 Agu 2019, 19:26 WIB
Diperbarui 09 Agu 2019, 19:26 WIB
BKSDA Aceh Lepasliarkan Dua Orangutan Sumatera Sitaan
Perbesar
Orangutan bernama Elaine berayun pada tali saat dilepasliarkan di Cagar Alam Hutan Pinus Jantho, Aceh Besar, Selasa (18/6/2019). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melepasliarkan dua orangutan Sumatera bernama Keupok Rere dan Elaine. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Jakarta - Hutan hujan Sumatra sedang terancam. 80 persen dari kawasan hutan itu telah hilang dalam 50 tahun terakhir.

Pohon-pohon ditebang untuk perkebunan kelapa sawit. Perusakan hutan hujan juga telah menghilangkan habitat orangutan.

Para konservasionis mencoba menyelematkan para kera tersebut. Tim dari Lembaga Zoologi Frankfurt memperkenalkan orangutan ke alam liar melalui sekolah kera.

Banyak dari mereka dibebaskan dari penangkaran. Di sekolah untuk para kera, mereka belajar cara bertahan hidup di alam liar.

Tujuannya untuk membangun populasi baru di Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Untuk menjaga populasi yang layak, dibutuhkan minimal 300 orangutan.

Tim tersebut telah mengenalkan 170 hewan ke alam liar. Kini, beberapa kera sudah memiliki anak. Saksikan aksi mereka dalam video yang dikutiap dari DW,  Jumat (9/8/2019), di bawah ini:

Video DW:

Lanjutkan Membaca ↓