Kesenjangan Digital, 82 Persen Biografi di Wikipedia adalah Laki-Laki

Oleh Siti Khotimah pada 29 Jul 2019, 14:02 WIB
Ilustrasi Internet (iStockphoto via Google Images)

Liputan6.com, Jakarta - Wikipedia adalah sebuah situs yang paling banyak dikunjungi kelima di dunia. Portal itu menyediakan informasi tentang berbagai hal, dari tokoh tertentu hingga benda-benda di sekitar kita. Tak elak, web itu mengklaim pihaknya sendiri sebagai ensiklopedia bebas.

Sayang, Wikipedia telah mengaku mengalami kesenjangan gender yang signifikan. Saat ini hanya 18 persen dari 1,6 juta biografi di Wikipedia tentang tokoh perempuan. Dengan kata lain, 82 persen didominasi laki-laki.

Namun kesenjangan gender dalam ranah digital yang satu itu bukan berarti tidak bisa ditangani. Mengingat, pengguna dapat membuat atau mengunggah konten di Wikipedia.

"Editor Wikipedia kebanyakan adalah pria di Amerika Utara, dan, sayangnya, itu berdampak pada representasi wanita," kata Jessica Wade seorang ahli fisika dan advokat Inggris dalam keanekaragaman dalam sains, lapor ABC News dikutip Senin (29/7/2019).

Wade telah berjuang dalam beberapa tahun terakhir untuk menambahkan 650 profil perempuan dan minoritas lain ke Wikipedia, khususnya yang bekerja dalam bidang sains dan teknik.

Ia menceritakan, saat sebuah halaman Wikipedia dibuat untuk fisikawan Kanada Donna Strickland, terdapat tantangan tersendiri.

"Halaman itu dengan cepat dihapus karena (dianggap) tidak menunjukkan ketidakmampuannya. Dia kemudian memenangkan Hadiah Nobel Fisika," kata Wade.

Menurutnya, langkah yang tengah digalakkan di Australia - yang bernama Edit a Thorn itu sangat siginifikan untuk mengatasi kesenjagan gender dalam ranah digital.

"Untuk membawa pengakuan yang lebih besar kepada para ilmuwan dan peneliti wanita luar biasa yang telah diabaikan," tuturnya.

2 of 3

Mekanisme Gerakan Edit a Thorn

Bendera negara Australia - AFP
Bendera negara Australia - AFP

Ternyata, untuk memasukkan nama ke Wikipedia itu Edit a Thorn memiliki cara khusus. Yakni, peserta dan anggota komunitas STEM diminta untuk mencalonkan nama perempuan yang mereka lihat memiliki kontribusi dalam sains.

Para kandidat kemudian diperiksa berdasarkan kriteria kelayakan Wikipedia. Sebanyak dokumen setebal 70 halaman kemudian dibuat, diedit lalu diperluas oleh kelompok kerja.

Para sukarelawan menerima pelatihan dan dukungan dari editor Wikipedia yang berpengalaman, sehingga mereka dapat membuat perubahan dan entri tambahan di masa depan.

"Mereka akan memiliki keterampilan dan mudah-mudahan merasa diberdayakan," kata Georgousakis yang juga terlibat dalam gerakan tersebut.

3 of 3

Simak pula video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓