Pemakaman Nigeria Diberondong Militan Boko Haram, 65 Pelayat Tewas

Oleh Tanti Yulianingsih pada 29 Jul 2019, 05:48 WIB
Diperbarui 29 Jul 2019, 05:48 WIB
Ilustrasi Boko Haram Nigeria
Perbesar
Ilustrasi Boko Haram Nigeria

Liputan6.com, Borno - Upacara pemakaman di Nigeria utara jadi sasaran serangan Boko Haram. Akibat aksi kelompok militan itu, puluhan pelayat terbunuh.  

Menurut laporan BBC, Senin (29/7/2019), setidaknya 65 orang kehilangan nyawa setelah tersangka gerilyawan Boko Haram menembaki pemakaman di negara bagian Borno, timur laut Nigeria.

Saksi mata menuturkan bahwa beberapa orang bersenjata tiba dengan sepeda motor dan van di desa dekat ibu kota Maiduguri, pada Sabtu 27 Juli waktu setempat. Mereka lalu memberondong upacara pemakaman.

Sejumlah pelayat dilaporkan tewas seketika, sementara yang lain meninggal tertembak saat berusaha mengejar para penyerang.

Sejauh ini dilaporkan telah terjadi peningkatan serangan militan Islam di seluruh wilayah.

Pejabat pemerintah daerah, Muhammed Bulama, menduga serangan terakhir adalah sebagai pembalasan atas pembunuhan 11 militan Boko Haram oleh penduduk desa dua pekan lalu.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Dikecam Presiden

Bendera Nigeria (AFP Photo / Sodiq Adelakuin)
Perbesar
Bendera Nigeria (AFP Photo / Sodiq Adelakuin)

Wartawan Agence France Presse di tempat kejadian mengatakan mereka melihat rumah-rumah yang terbakar, dan kerabat mengumpulkan jas adorang-orang yang terbunuh.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengecam serangan yang dilakukan Boko Haram, dan memerintahkan angkatan udara dan tentara untuk memburu mereka yang melakukannya.

Puluhan ribu warga sipil telah terbunuh dan lebih dari dua juta orang terlantar selama dekade terakhir konflik.

 


Kelompok Militan Aktif

Ilustrasi Boko Haram 2
Perbesar
Ilustrasi Boko Haram

Boko Haram, yang diartikan sebagai "Pendidikan Barat dilarang" melarang Muslim untuk mengambil bagian dalam aktivitas politik atau sosial apa pun yang terkait dengan Barat. Kelompok ini berupaya menggulingkan pemerintah dan menciptakan negara Islam.

Kelompok militan ini aktif tidak hanya di Nigeria, tetapi juga di negara-negara tetangga seperti Chad, Niger dan Kamerun.

Boko Haram terkenal karena kerap menculik anak-anak sekolah dan menarik perhatian media global pada tahun 2014 karena penculikan hampir 300 anak perempuan dari sebuah sekolah di Kota Chibok, Borno -- negara di mana kelompok militan itu paling aktif.

Pada 2015, ia menempati peringkat kelompok teror paling mematikan di dunia oleh Institute for Economics and Peace.

Wilayah yang dikuasai oleh kelompok tersebut telah menurun dalam beberapa tahun terakhir dan telah terpecah menjadi faksi-faksi yang bersaing. Namun, militan Islam tetap aktif di wilayah itu, menentang upaya tentara untuk mengakhiri pemberontakan.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya