7 Perempuan Indonesia Dapat Penghargaan dari KBRI Singapura dan Her Times Magazine

Oleh Siti Khotimah pada 24 Jul 2019, 15:08 WIB
Diperbarui 24 Jul 2019, 16:17 WIB
Ibu Risma mendapatkan penghargaan sebagai Excellence Award dalam “RISING WOMEN EMPOWERMENT" yang diadakan oleh KBRI Singapura dan Her Times Magazine (PENSOSBUD/EKONOMI KBRI SINGAPURA)

Liputan6.com, Singapura - Sebanyak 12 perempuan dari Indonesia dan Singapura menerima penghargaan "Rising Women Empowerment Award 2019" dari KBRI Singapura dan Her Times Magazine. Penobatan dilaksanakan pada Senin, 22 Juli 2019 di Mandarin Orchard Hotel, Singapura.

Kegiatan tersebut dihadirii sekitar 253 orang dari berbagai kalangan. Di antaranya adalah investor, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat asal Singapura dan Indonesia. Penghargaan ini adalah ketiga kalinya sejak dicanangkan pada 2017 saat perayaan 50 Tahun Hubungan Bilateral RI-Singapura (RISING).

Bagian Strategi Diplomasi

Sebagai bagian dari diplomasi antar-masyarakat (people to people contacts), Rising Women Empowerment Award dimaksudkan untuk mendekatkan masyarakat kedua negara yang memiliki kepedulian terkait pemberdayaan perempuan.

Penghargaan diberikan kepada tokoh perempuan Indonesia dan Singapura yang dinilai berjasa dan memberikan inspirasi dalam program pemberdayaan perempuan. Diharapkan tokoh-tokoh yang menerima award akan melanjutkan inisiatif ini dengan membentuk "RISING Women Empowerment Foundation" yang bertujuan membuat program pemberdayaan perempuan di tingkat regional.

Tokoh Indonesia dan Singapura yang memperoleh Rising Women Empowerment Award adalah sebagai berikut, seperti keterangan tertulis dari Pensosbud/Ekonomi KBRI Singapura yang dimuat Liputan6.com, Rabu (24/7/2019).

Sebanyak 12 perempuan dari Indonesia dan Singapura menerima penghargaan

1. Eminent Women of the Year:Puan Maharani, Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Indonesia)

2. Excellence Award: Tri Risma, Walikota Surabaya (Indonesia) Yenny Wahid, Director, The Wahid Institute (Indonesia)Yeo Yann Yann, Theatre Performer (Singapura)

3. Achievement Award: Prof. Dr. Dewi, Research Professor (Indonesia) Dr. Gan See Khem, Executive Chairman, HMI Group (Singapura)

4. Entrepreneur Award: Carmelita Hartoto, President, Andhika Lines (Indonesia)Rina Ciputra, PT. Ciputra Development (Indonesia)Michelle Cheo, CEO, Mewah Group (Singapura)

5. Philanthropy Award: Anak Agung Ayu, Co-founder, Citra Kartini (Indonesia)Tan Hooi Ling, Co-Founder, Grab (Singapura)

6. Youth Award: Fiona Chaw, Founder, Aimco Connect Pte. Ltd (Singapura).

Pemberian penghargaan Women Empowerment Award 2019 didahului dengan Forum diskusi mengenai air, bumi, dan perempuan (Water, Earth, and Women). Kegiatan ini menghadirkan pembicara kunci Mahaswi Swajaya serta Yenny Wahid yang merupakan direktur The Wahid Institute. Pembicara yang lain adalah Georgette Tan yang merupakan pimpinan UN Women Singapore Committee; dan Esther An, Chief Sustainability Officer dari CDL.

2 of 4

Sambutan Dubes RI Singapura

Dalam sambutannya, Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya, menyampaikan bahwa Women Empowerment Award telah memberikan inspirasi yang berdampak positif dalam pemberdayaan perempuan.
Dalam sambutannya, Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya, menyampaikan bahwa Women Empowerment Award telah memberikan inspirasi yang berdampak positif dalam pemberdayaan perempuan.

Dalam sambutannya, Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya, menyampaikan, Women Empowerment Award telah memberikan inspirasi yang berdampak positif dalam pemberdayaan perempuan.

Mengambil aspirasi dari perayaan Hari Kartini tahun 2017, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan Kartini-Kartini moderen yang berkiprah di bidang masing-masing untuk pemberdayaan perempuan.

Pemenang award ditentukan oleh tim juri independen dengan berbagai kategori pemenang seperti, Achievement Award, Excellence Award, Entrepreneur Award, Philanthropy Award, Eminent Women of the Year.

Melalui pemberian penghargaan ini, diharapkan aspirasi pemberdayaan perempuan semakin kuat dan sekaligus mempererat hubungan antar masyarakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral.

Dubes Ngurah Swajaya menjelaskan, saat ini tidak ada batasan lagi bagi kaum perempuan untuk berkarir di berbegai bidang, baik politik, ekonomi, lingkungan hidup, kewirausahaan sosial, dan lainnya. Indonesia dan Singapura merupakan contoh negara yang memiliki pengalaman yang sama dimana perempuan menduduki jabatan tertinggi sebagai presiden, seperti Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Halimah Jacob.

 

3 of 4

Indonesia Kaya akan Perempuan Bertalenta

Sri Mulyani
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat memberi keterangan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/5). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Indonesia memiliki banyak talenta perempuan yang berhasil memberikan inspirasi dan pengaruh signifikan, bukan hanya bagi Indonesia, namun juga di kawasan dan bahkan global, seperti yang telah ditunjukan oleh Puan Maharani, yang merupakan seorang profesional dengan karir lengkap sebagai satu-satunya Menteri Koordinator perempuan dan berpengalaman di bidang politik, baik parlemen maupun partai politik.

Sumber inspirasi lainnya adalah Walikota Surabaya Risma yang telah berhasil meningkatkan kapasitas di berbagai aspek Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya Surabaya menjadi kisah sukses dan Walikota menjadi kepala daerah yang paling sukses dan dikagumi, demikian ujar Dubes Ngurah.

Dubes Ngurah menambahkan Indonesia masih memiliki banyak contoh perempuan sukses lainnya, seperti Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang merupakan diplomat karir dan Menteri Luar Negeri pertama perempuan di Indonesia.

Beberapa contoh perempuan hebat lainnya Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang pernah menjabat sebagai Managing Director World Bank dan penerima penghargaan sebagai Menteri keuangan terbaik di dunia; Menteri Kelautan dan Perikan Susi Pudjiastuti yang bertanggung jawab menjaga sumber daya laut.

Menteri Susi mengawali karirnya dengan mengembangkan perusahaan penerbangan pesawat baling-baling yang melayani jasa logistik dengan rute sulit dalam rangka mendukung konektivitas udara di Indonesia; dan Indonesia juga memiliki Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Moeloek yang bertanggung jawab untuk memastikan kesehatan masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Sebagai penutup, Dubes Ngurah menyampaikan agar kepada seluruh penerima penghargaan dapat menerima tantangan untuk membentuk RISING Women Foundation dengan misi untuk memajukan program pemberdayaan perempuan di Indonesia, Singapura, dan kawasan melalui intervensi kebijakan dan pembuata. program dengan menggalamg solidaritas dan kebersamaan diantara penerima Award.

4 of 4

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Lanjutkan Membaca ↓