'Rumah' di Taman Nasional India Banjir, Harimau Tidur Siang di Kasur Warga

Oleh Tanti Yulianingsih pada 20 Jul 2019, 07:06 WIB
Harimau yang kabur ke rumah warga di India. (WTI)

Liputan6.com, Assam - Seekor harimau betina kabur dari taman margasatwa di negara bagian Assam, India yang dilanda banjir. Binatang buas itu ditemukan tengah bersantai di tempat tidur dalam rumah penduduk setempat.

Dia diyakini telah melarikan diri dari Taman Nasional Kaziranga, di mana 92 ​​hewan mati dalam beberapa hari terakhir akibat banjir besar.

Menurut Wildlife Trust of India (WTI), harimau betina pertama kali terlihat di sebelah jalan raya pada Kamis 18 Juli 2019 pagi, sekitar 200 meter dari taman nasional.

"Dia kemungkinan telah terganggu oleh jalan yang sibuk dan akhirnya mencari perlindungan di rumah, yang terletak di dekat jalan raya," kata WTI seperti dikutip dari BBC yang dikutip Jumat (19/7/2019).

Petugas dari kelompok pelestarian margasatwa tiba di rumah dan menciptakan rute pelarian yang aman baginya. Dia dibimbing ke arah hutan.

Rathin Barman, yang memimpin operasi penyelamatan, mengatakan harimau betina memasuki rumah - yang berada di sebelah toko - pukul 07.30 waktu setempat (02.00 GMT) dan tidur sepanjang hari.

"Dia terlihat sangat lelah dan tidur siang sepanjang hari," katanya kepada BBC.

2 of 4

Pemilik Rumah Kabur

Harimau yang kabur ke rumah warga di India. (WTI)
Harimau yang kabur ke rumah warga di India. (WTI)

Sementara itu, pemilik rumah, Motilal, yang juga memiliki toko di sebelahnya, melarikan diri dari rumah bersama anggota keluarganya setelah melihat harimau itu masuk.

"Hebatnya adalah tidak ada yang mengganggunya sehingga dia bisa beristirahat. Ada banyak rasa hormat terhadap satwa liar di wilayah ini," kata Barman.

"(Motilal) mengatakan dia akan menyimpan sprei dan bantal tempat harimau itu beristirahat."

Barulah petugas WTI dipanggil ke tempat kejadian dan mulai mempersiapkan rute pelarian yang aman baginya.

3 of 4

Kembali ke Hutan Atau...

Ilustrasi harimau
Ilustrasi harimau (wildtrails)

Para petugas dari WTI kemudian memblokir lalu lintas di jalan raya selama satu jam dan menyalakan petasan untuk membangunkan hewan itu. Dia akhirnya meninggalkan rumah pada pukul 17.30 waktu setempat, melintasi jalan raya dan pergi ke arah hutan.

Barman mengatakan sejauh ini tidak jelas apakah dia benar-benar memasuki hutan atau "berjalan ke daerah yang berdampingan".

Taman Nasional Kaziranga yang diakui Unesco adalah rumah bagi 110 harimau, tetapi tidak satu pun dari mereka yang mati dalam banjir tersebut.

Hewan yang terbunuh di taman termasuk 54 rusa babi, tujuh badak, enam babi hutan dan satu gajah.

Banjir muson telah melanda negara bagian Bihar dan Assam, menewaskan lebih dari 100 orang dan menggusur jutaan orang.

Musim hujan, yang berlangsung dari Juni hingga September, juga mendatangkan malapetaka di Nepal dan Bangladesh.

4 of 4

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Lanjutkan Membaca ↓