6 Hal Menakutkan Ini Akan Terjadi Jika Tak Ada Oksigen Selama 5 Detik di Bumi

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 10 Jul 2019, 19:05 WIB
Ilustrasi Bumi

Liputan6.com, Jakarta - Apa jadinya jika Bumi tanpa oksigen?

Sebagian besar dari Anda tentu akan menjawab; Manusia tidak akan bisa bernapas lalu meninggal dunia. Ya, jawaban itu tepat sekali.

Namun, ada sejumlah hal yang juga menakutkan. Kondisi alam akan seketika berubah. Bumi akan amblas, kulit manusia akan terbakar hingga bangunan dari beton akan ambruk.

Efek itu akan terjadi apabila Bumi kehilangan oksigen selama 5 detik saja. Jadi, bisa Anda bayangkan betapa buruknya efek yang muncul.

Seperti dikutip dari laman scienceabc.com, Rabu (10/7/2019) berikut 6 efek menakutkan apabila Bumi kehilanghan oksigen selama lima detik:

2 of 7

1. Langit di Siang Hari Jadi Gelap

Ilustrasi kawah Chicxulub, bukti asteroid pernah jatuh ke bumi (Mark Garlick/ Science Photo Library/AFP Photo)
Ilustrasi kawah Chicxulub, bukti asteroid pernah jatuh ke bumi (Mark Garlick/ Science Photo Library/AFP Photo)

Cahaya dari Matahari mencapai permukaan bumi sebagai hasil dari beberapa refleksi yang terjadi ketika partikel-partikel cahaya memantul dari partikel-partikel di udara (debu, molekul oksigen, kotoran lainnya di udara).

Tidak adanya oksigen berarti lebih sedikit partikel bagi cahaya untuk memantulkan sinarnya. Sehingga efek yang dihasilkan yaitu langit akan tampak gelap, hampir hitam, sebenarnya.

Pada dasarnya, cahaya akan mencapai Bumi, tetapi seolah-olah itu dipancarkan dari sumber titik, sebagai lawan dari apa yang biasanya kita lihat.

 

3 of 7

2. Kerak Bumi akan Hancur

Asteroid (0)
Ilustrasi lintasan asteroid menuju Bumi. (Sumber Pixabay)

Oksigen merupakan 45 persen dari bagian kerak bumi. Karena itu, tanpa konstituen utamanya, Bumi pada bagian dasar akan lenyap dan kita akan jatuh bebas.

 

4 of 7

3. Semua Orang yang Sedang Berjemur di Pantai akan Gosong

matahari
Ilustrasi matahari (iStockPhoto)

Ozon adalah lapisan yang mencegah sebagian besar sinar UV dari matahari sehingga tidak menembus atroposfer.

Lapisan Ozon ini sepenuhnya terdiri dari oksigen molekuler (ozon = O3), jadi pada dasarnya mereka yang sedang berjemur akan benar-benar gosong.

 

5 of 7

4. Bagian Telinga akan Rusak

Telinga (iStockphoto)
Ilustrasi telinga (iStockphoto)

Manusia akan kehilangan sekitar 21 persen dari tekanan udara di dalam telinga dengan sekejap.

Setelah itu, Anda akan mengalami sesuatu yang disebut barotrauma (mengacu pada cedera yang diderita karena kegagalan untuk menyamakan tekanan ruang yang mengandung udara dengan lingkungan sekitarnya).

Barotrauma biasanya terjadi ketika ada perubahan tekanan yang tiba-tiba. Misalnya, selama penyelaman laut atau perjalanan udara. Seolah-olah telinga kita tersumbat.

 

6 of 7

5. Kendaraan dan Mesin Pembakaran Internal akan Berhenti Bekerja

Ilustrasi parkiran mobil (iStock)
Ilustrasi parkiran mobil (iStock)

Semua mobil yang menggunakan bahan bakar jenis apa pun yang mengandalkan mesin pembakaran internal (semuanya kecuali mobil listrik) akan berhenti secara tiba-tiba.

Itu semua terjadi karena tidak ada oksigen untuk proses pembakaran. Kita akan melihat pesawat, helikopter, dan bahkan pesawat ulang-alik jatuh dari langit karena alasan yang sama.

 

7 of 7

6. Bangunan dari Beton akan Hancur

20161205-Dubai-Kabut-AFP1
Saat gedung-gedung pencakar langit di selimuti kabut pagi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (5/12). Kota Dubai, terkenal dengan bangunan-bangunan mewah pencakar langit. Satu di antaranya adalah yang tertinggi di dunia, Burj Khalifa. (AFP/Rene Slama)

Oksigen adalah pengikat penting dalam struktur beton, dan tanpa itu, senyawa tidak tahan terhadap kekakuannya.

Kita sudah tahu bahwa oksigen itu penting untuk bertahan hidup, tetapi kehilangan oksigen hanya selama 5 detik saja bisa berbahaya.

Lanjutkan Membaca ↓