Momen Langka, Saturnus Bisa Dilihat Jelas dari Bumi Malam Ini

Oleh Afra Augesti pada 10 Jul 2019, 16:01 WIB
Saturnus

Liputan6.com, Jakarta - Juli dianggap sebagai bulan yang bagus untuk melihat cincin Saturnus, namun kita tidak bisa menyaksikannya dengan mata telanjang, harus menggunakan teleskop (model apa saja) dengan pembesaran setidaknya 20 daya.

Pada malam ini, 10 Juli 2019, Saturnus berada di oposisi (purnama), yaitu berada di satu garis lurus dengan Bumi dan Matahari. Posisi tersebut kemudian disebut dengan Oposisi Saturnus. Dengan demikian, ukuran nyata planet ini akan tampak besar dari Bumi dan cahayanya bersinar cerah di langit.

Bila dibandingkan dengan 21 bintang paling terang, Saturnus akan berada di peringkat ketujuh, hanya sedikit lebih redup daripada Capella di Auriga, dan sedikit lebih terang daripada Rigel di Orion.

Planet Saturnus berada di atas cakrawala sepanjang malam, dimulai dengan terbit dari tenggara bersamaan dengan terbenamnya matahari hingga menghilang di barat daya saat menjelang dini hari.

Menurut keterangan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, Saturnus bisa disaksikan dengan mata telanjang, namun ia hanya muncul sebagai bintang yang sangat terang, berwarna kuning-putih dengan cahaya stabil di sisi kiri atas, yang kemudian dikenal sebagai "Teapot" di rasi Sagittarius --dekat dengan arah pusat Bimasakti.

"Bila dilihat dengan teleskop, maka cincinnya akan terlihat," ujar Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin kepada Liputan6.com pada Rabu (10/7/2019). "Sampai September, Saturnus masih terlihat dengan posisi yang berbeda dan kecerlangan yang berkurang."

Oposisi Saturnus bakal jelas terlihat sekitar jam 20.00 sampai 04.00 WIB, dan akan terlihat lumayan terang di sebelah timur, berwarna kekuningan dan tidak berkedip seperti bintang.

 
 
 
View this post on Instagram

Siapkan dirimu untuk mengamati planet saturnus malam ini (9/7) Oposisi Saturnus Planet yang terkenal dengan adanya cincin yang mengitarinya ini akan bisa terlihat malam ini lho. Sekitar 380 hari sekali Saturnus akan tampak berseberangan (oposisi) dengan Matahari kalau dilihat dari Bumi. Sehingga planet Saturnus ini tampak lebih terang dan jelas di malam hari. Tahun ini oposisi Saturnus tepat pada tanggal 9 Juli. Saturnus akan berada di depan rasi Sagitarius dekat dengan arah pusat Bimasakti. Oposisi saturnus bisa terlihat dengan mata, tapi kalau ingin melihat lebih dekat sampai terlihat cincin Saturnus harus pakai teleskop. Oposisi Saturnus bakal jelas terlihat sekitar jam 8 malam (20.00) sampai pukul 4 pagi. Akan terlihat lumayan terang di sebelah timur dan berwarna kekuningan dan tidak berkedip seperti bintang. Jadi jangan cuman nonton yang sukanya nembakin spiderweb doang, ini juga fenomena angkasa yang menarik lho. #oposisisaturnus #saturnus #planet #saturnusoposition #astronomi #LAPAN #indonesia

A post shared by LAPAN (@lapan_ri) on

 

 

2 of 3

Kondisi Cuaca

Planet Saturnus
Ilustrasi Saturnus (iStockPhoto)

Sementara itu, Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa LAPAN, Emmanuel Sungging Mumpuni, mengatakan bahwa Oposisi Satrurnus akan berulang sekitar setahun+13 hari. "Pada saat itu, Saturnus akan tampak lebih cerlang dibanding biasanya," ujar Sungging kepada Liputan6.com.

Selain itu, ia menyarankan agar melihat di lokasi yang cerah dan tidak berawan, tidak pula hujan. 

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓