29-6-2001: Monumen Air Mancur Dibangun untuk Mengenang Mendiang Putri Diana

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 29 Jun 2019, 06:00 WIB
Diperbarui 29 Jun 2019, 06:00 WIB
Putri Diana
Perbesar
Dalam sebuah buku biografi, ternyata terungkap Putri Diana ternyata membutuhkan waktu untuk bisa terbiasa dengan kehidupannya sebagai istri dari Pangeran Charles. ( DENIS PAQUIN/AP)

Liputan6.com, London - Sebuah monumen berupa air mancur dibangun di Hyde Park London, Inggris pada tanggal 29 Juni 2001 untuk mengenang kepergian Putri Diana yang tewas kecelakaan.

Dikutip dari laman BBC History, Sabtu (29/6/2019) air mancur tersebut dibangun dengan menghabiskan uang senilai tiga juta pound sterling.

Saudara laki-laki Diana, Earl Spencer telah memberikan restunya untuk proyek tersebut. Pangeran Charles dan kedua putranya senang dengan rencana tersebut.

Temannya, Rosa Monckton, mengatakan sang putri biasa berlari dan berjalan di sepanjang tepi danau dan taman itu. Jadi ia menilai mendiang Putri Diana akan sangat senang dengan lokasinya.

Putri Diana tewas pada tanggal 31 Agustus 1997. Putri Diana meninggal dunia dengan cara tragis. Wanita bernama lengkap Diana Spencer itu tewas kecelakaan mobil saat melintasi terowongan Paris, Prancis.

Beberapa saat setelah kejadian, Lady Diana masih ditemukan bernyawa. Jantungnya masih berdetak. Petugas pun bergegas melarikannya ke rumah sakit.

Operasi darurat diupayakan keras oleh tim dokter selama 2 jam demi menyelamatkan nyawa Putri Diana. Namun, pesohor takhta Inggris itu menghembuskan napas terakhir.

Keluarga Kerajaan sungguh shock berat mendengar kabar tersebut, terutama sang mantan suami, Pangeran Charles, yang ketika itu sedang menikmati liburan musim panas.

Sebelum kecelakaan, Lady Diana baru saja menghabiskan waktu bersama teman dekatnya, Dodi Al Fayed di Ritz Hotel, Paris. Dodi Al Fayed dan sopir yang membawa kendaraan Putri Diana juga tewas.

Dari jepretan foto yang berhasil tertangkap fotografer paparazi, mobil yang ditumpangi Diana dan Fayed melaju sangat kencang hingga menabrak dinding terowongan.

Setelah tabrakan, Fayed dan sopir tewas di tempat. Sementara Putri Diana dan pengawalnya berhasil dikeluarkan dari puing kecelakaan dan dilarikan ke rumah sakit.

Selain peristiwa proses pembangunan monumen peringatan mendiang Putri Diana, di tanggal dan bulan yang sama tahun 1957, Menara Tokyo mulai dibangun.

Sementara pada 29 Juni 1958, tercatat sebagai momen saat Brasil menjadi pemenang Piala Dunia FIFA 1958, juara dunia pertama kalinya.