Bus Kehilangan Kendali Masuk Jurang di India, 44 Orang Tewas

Oleh Happy Ferdian Syah Utomo pada 21 Jun 2019, 05:47 WIB
Diperbarui 21 Jun 2019, 06:17 WIB
Kecelakaan bus masuk jurang di India pada 20 Juni 2019, sebanyak 44 orang dilaporkan tewas (AFP Photo)

Liputan6.com, Kullu - Sedikitnya 44 orang tewas ketika sebuah bus terjun ke ngarai di negara bagian Himachal Pradesh, India, pada Kamis 20 Juni.

Sebanyak 20 korban lainnya tengah menjalani perawatan medis, di mana banyak dari mereka mengalami cedera kritis.

Dikutip dari The Straits Times pada Jumat (21/6/2019), bus yang diketahui penuh sesak oleh penumpang itu mendadak keluar jalur dan jatuh ke sebuah ngarai sedalam 150 meter di distrik Kullu.

Para pejabat negara bagian yang trletak di Himalaya utara itu sempat mengumumkan korban tewas awalnya berjumalh 25 orang, tetapi kemudian mengatakan 19 orang lainnya meninggal dunia akibat luka-luka.

Kepala polisi distrik Kullu, Shalini Agnihotri, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat, di mana kemudian mereka meninggal setelah menjalani perawatan.

Banyak dari korban kecelakaan bus itu adalah perempuan dan anak-anak yang pulang kerja dan sekolah, katanya.

 

 

2 of 3

Bus dalam Kondisi Penuh Sesak

Sebuah bus masuk jurang ratusan meter di India pada Minggu, 1 Juli 2018, menyebabkan 48 orang tewas (AFP)
Sebuah bus masuk jurang ratusan meter di India pada Minggu, 1 Juli 2018, menyebabkan 48 orang tewas (AFP)

Bus nahas itu dilaporkan mengangkut lebih dari 60 penumpang --banyak dari mereka berada di atap-- ketika kehilangan kendali di tikungan tajam dan terguling menuruni ngarai yang curam sebelum berhenti di tepi sungai.

Gambar-gambar dari tempat kejadian menunjukkan sisa-sisa bus berwarna-warni di tepi sungai berbatu, ketika para sukarelawan membuat rantai manusia untuk membantu para penyintas melintasinya.

Agnihotri mengatakan penyelidikan telah dibuka untuk menentukan penyebab kecelakaan itu.

3 of 3

Sering Terjadi Kecelakaan Bus di Wilayah Himalaya

Bendera India
Bendera India (iStock)

Berbagai negara bagian di wilayah Himalaya rentan terhadap kecelakaan mematikan karena medan yang berat, dengan kecepatan dan kepadatan tinggi menambah bahaya di perjalanan darat.

Setidaknya 15 orang tewas pada bulan April setelah bus mereka jatuh ke ngarai di distrik terdekat.

Di India, rata-rata 150.000 orang meninggal dalam kecelakaan di jalan setiap tahunnya.

Kecelakaan terpisah pada hari Kamis menewaskan tiga anak dan empat orang, yang dikhawatirkan tenggelam setelah van mereka terjun ke kanal di negara bagian Uttar Pradesh, kata para pejabat setempat.

Sebanyak 22 orang lainnya berhasil berenang menyelamatkan diri, yang dibantu oleh penduduk sekitar.

Lanjutkan Membaca ↓