4 Bahaya Ini 'Mengintai' Anda Jika Mandi Menggunakan Shower?

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 15 Jun 2019, 20:40 WIB
Mandi

Liputan6.com, Jakarta - Selama ini kita mengenal ada sejumlah cara dalam mandi. Mulai dari berendam, menggunakan gayung hingga shower.

Namun, mandi dengan menggunakan shower dikhawatirkan oleh sejumlah ahli dapat menimbulkan masalah yang sangat serius. Mulai dari masalah mata, telingga hingga organ tubuh lainnya.

Itu semua terjadi lantaran sejumlah bakteri dan jamur yang ada dalam air akan masuk ke bagian tubuh yang terbuka.

Seperti dikutip dari laman Standardmedia.co, Sabtu (15/6/2019), berikut 4 bahaya yang mengintai apabila Anda mandi menggunakan shower:

2 of 5

1. Jamur Rambut

Cara Terkini Buat Kesal Orang yang Boros Air
Teknologi shower Hydrao buat peringatan bagi pengguna yang boros air saat mandi. Bagaimana?

Peneliti dari Manchester University juga mengidentifikasi adanya jamur bernama Malassezia restricta yang hidup di kepala pengguna shower.

Bakteri dan jamur ini bisa menyebabkan ketombe dan infeksi pada kulit kepala. Profesor Mat Upton, yang memimpin tim mengatakan bahwa jamur yang ada di dalam air itu juga bisa membuat kulit kering lalu terkelupas.

3 of 5

2. Infeksi Kulit

20160802-memasang shower di rumah-rumahcom-boy
Dibandingkan menggunakan bathtub atau bak mandi, shower memang lebih menghemat air.

Para peneliti di Rumah Sakit Sant 'Antonio Abate di Naples di Italia menemukan bahwa air mandi yang terkontaminasi dapat menyebabkan infeksi kulit.

Seorang wanita yang pernah melakukan wax pada kakinya mengalami infeski parah setelah mandi dengan shower dari air yang terkontaminasi jamur.

Kulitnya mengelupas, memerah dan perih.

4 of 5

3. Infeksi Mata

Mandi
Ilustrasi mandi/copyright shutterstock

Pancuran air pada shower yang jatuh ke mata dapat menyebabkan infeksi atau peradangan kornea akibat adanya jamur Malassezia atau bakteri Acanthamoeba.

Bakteri yang biasa ada di dalam air ini bisa masuk ke mata dan menyebabkan efek mengerikan seperti kebutaan.

"Semua sumber air mulai dari yang digunakan untuk mandi hingga air yang berasal dari westafel atau kolam renang mengandung protozoa Acanthamoeba," ujar ahli.

Terlebih air pancuran itu sengaja di arahkan langsung ke dalam mata.

5 of 5

4. Infeksi Telinga

Ilustrasi mandi
Ilustrasi mandi. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Para ilmuwan juga menemukan bakteri yang disebut Pseudomonas aeruginosa yang menyebabkan infeksi pada telinga.

Ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut 'swimmer’s ear' dan gejala bahaya lain seperti pembengkakan, rasa sakit, gatal dan kesulitan mendengar.

Menurut ahli, bakteri ini sulit untuk dihilangkan.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait