Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Tanpa Minum Air? Ini Jawabannya

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 08 Jun 2019, 20:40 WIB
Ilustrasi minum air putih

Liputan6.com, Jakarta - Air adalah hal yang sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia. Selain untuk mencuci hingga mandi, air juga dibutuhkan manusia untuk minum.

Tak bisa dibayangkan apabila tidak ada air di Bumi ini. Manusia bisa saja meninggal apabila tidak ada air.

Lalu berapa lama seorang manusia bisa bertahan tanpa meminum air?

Dikutip dari laman healthline.com, Sabtu (8/7/2019), jangka waktu manusia bisa bertahan hidup tanpa minum air tak dikatakan berapa lamanya, tetapi diperkirakan hanya mampu bertahan beberapa hari, tergantung daya tahan tubuh seseorang.

Sebelum benar-benar meninggal, manusia akan terlebih dahulu terkena dehidrasi. Sebab, manusia mengeluarkan air melalui keringat dan buang air kecil.

Dehidrasi adalah istilah medis untuk tidak memiliki cukup air di tubuh Anda agar berfungsi dengan baik.

Tubuh Anda membutuhkan sejumlah air setiap hari untuk menjaga kesehatan. Ini karena air membentuk 60 persen dari berat badan Anda.

Anda tidak dapat bertahan hidup tanpa air untuk waktu yang lama, tetapi jumlah waktu yang tepat untuk hidup tanpa air bervariasi.

Ini karena faktor-faktor tertentu berkontribusi pada penggunaan air oleh tubuh Anda, termasuk:

Keadaan lingkungan, tingkat aktifitas, usia, kesehatan, berat, seks hingga asupan makanan.

Faktor-faktor ini berkontribusi pada cara tubuh Anda menggunakan air. Misalnya, dalam iklim panas, tubuh Anda akan lebih banyak berkeringat, yang menyebabkan konsumsi air lebih banyak.

Tubuh Anda akan kehilangan air lebih cepat jika Anda demam, muntah, atau diare. Anda juga akan membutuhkan lebih banyak konsumsi air jika Anda berolahraga.

2 of 2

Efek Jika Tidak Minum Air

Minum air putih (iStock)
Ilustrasi minum air putih (iStockphoto)

Tubuh Anda sangat selaras dengan jumlah air yang Anda konsumsi. Anda kemungkinan mendapatkan cukup air dalam tubuh Anda berdasarkan sensasi haus. Jika Anda minum ketika Anda haus, Anda kemungkinan mendapatkan cukup air dalam tubuh Anda setiap hari.

Tanpa air yang cukup, sistem dalam tubuh Anda akan berubah. Sel-sel Anda akan menyusut tanpa air yang cukup.

Otak Anda akan memberi sinyal kepada tubuh Anda untuk kurang buang air kecil. Ini akan terjadi melalui ginjal Anda. Mereka mengandalkan asupan air yang cukup untuk berfungsi dengan baik.

Tanpa air yang cukup, ginjal menggunakan lebih banyak energi dan dipakai pada jaringan. Ginjal Anda perlu berfungsi secara memadai untuk membuang limbah dari darah Anda.

Akhirnya, ginjal Anda akan berhenti berfungsi tanpa asupan air yang cukup. Organ-organ lain di tubuh Anda juga dapat berhenti berfungsi tanpa air.

Lanjutkan Membaca ↓