Listrik Padam Picu Bandara Los Angeles Lumpuh hingga Penyelundupan Barang

Oleh Happy Ferdian Syah Utomo pada 07 Jun 2019, 11:51 WIB

Diperbarui 07 Jun 2019, 12:15 WIB

20160412-pesawat terbang

Liputan6.com, Los Angeles - Situasi di Bandara Internasional Los Angeles (LAX) pada Kamis 6 Juni 2019 lumpuh total, akibat pemadaman listrik karena gangguan teknis selama berjam-jam.

Insiden tersebut bermula pasca-gangguan listrik sesaat pada Rabu malam, yang menurut Otoritas Keamanan Transportasi (TSA), memicu penyelundupan "barang-barang terlarang" ke Terminal 1 Bandara LAX.

Dikutip dari The Straits Times pada Jumat (7/6/2019), mayoritas penumpang di Terminal 1 --yang dilayani oleh maskapai Southwest Airlines-- gagal terbang pada penerbangan paling pagi, dan dievakuasi keluar seluruhnya pada pukul 06.00 waktu setempat.

Namun, menurut juru bicara TSA Lorie Dankers, pihak berwenang menahan barang-barang penumpang yang sudah masuk ke dalam bagasi, untuk pemeriksaan lebih lanjut mengenai klaim "penyusupan benda terlarang".

"Karena ini adalah masalah sensitif, pihak TSA di LAX memutuskan untuk melakukan krining ulang terhadap para penumpang," lanjut Dankers tanpa merinci jenis barang terlarang apa yang tengah dilacak.

Setelah seluruh penumpang dikeluarkan dari Terminal 1, polisi bandara melakukan penyisiran di setiap sudutnya. Petugas menggunakan anjing pelacak untuk mencari barang-barang terlarang, kata Heath Montgomery, juru bicara bandara.

"Ketika TSA meminta kami untuk melakukan sesuatu seperti ini, kami melakukannya," kata Montgomery.

Di saat bersamaan, ratusan penumpang berdiri dalam antrean mengular di luar Terminal 1. Mereka menunggu berjam-jam untuk bergantian diperiksa oleh petugas keamanan.

Tidak lama sebelum pukul 07.00 pagi waktu setempat, otoritas bandara mengumumkan bahwa penyisiran menyeluruh akan selesai pada pukul 08.40 setelahnya.

Faktanya, hal tersebut molor hingga selepas tengah hari, dan listrik belum sepenuhnya menyala di seluruh area Bandara LAX.

2 of 3

Puluhan Penerbangan DIbatalkan

Ilustrasi Bandara
Ilustrasi bandara. (iStock)

Sementara itu, maskapai Southwest Airlines melaporkan 10 pembatalan penerbangan dan 15 penundaan yang terkait dengan skrining ulang tersebut.

"Penumpang yang terbang dengan Southwest harus menghubungi maskapai untuk mendapatkan informasi terbaru tentang penerbangan mereka," tulis pejabat bandara di Twitter.

Sebelumnya, penumpang yang penerbangannya dibatalkan pada Rabu malam kembali ke bandara Kamis pagi, dan melewati proses pengecekan dalam waktu kurang dari 10 menit.

Namun, tidak lama kemudian, mereka justru dievakuasi keluar dari Terminal 1 oleh petugas keamanan.

Johnny Barnett mengaku telah berdiri dalam antrean selama sekitar 45 menit ketika TSA mulai menyaring orang, dan memungkinkan mereka untuk kembali ke area keberangkatan.

"Proses penyaringan bergerak seperti kemacetan lalu lintas di Jalan 405," katanya, mengacu pada Jalan Raya 405 yang terkenal paling padat di AS.

3 of 3

Alasan Pemadaman Listrik Tidak Jelas

Bandara
Ilustrasi Bandara Ternyaman (sumber: unsplash)

Pemadaman listrik hari Rabu, yang dimulai tak lama sebelum pukul 18.30, adalah akibat dari gangguan teknis di stasiun Departemen Air dan Tenaga Los Angeles, kata Olga Gallardo, seorang juru bicara LAX.

Gallardo mengatakan generator segera dinyalakan setelah pemadaman, tetapi butuh sekitar 1,5 jam bagi TSA dan staf bandara lainnya untuk mengatur ulang sistem mereka.

Daya sepenuhnya pulih pada Terminal 2, 3, 4, 5, 6 dan Terminal Internasional Tom Bradley dalam satu jam pertama. Namun, listrik dilaporkan tetap padam di Terminal 1, 7 dan 8.

Pada pukul 21.35, pihak bandara mengumumkan bahwa daya listrik kembali menyala di Terminal 7.

Hal serupa juga terjadi 10 menit kemudian di Terminal 8, dan berakhir pada sekitar pukul 22.00 malam di Terminal 1.

Seorang jurubicara Departemen Air dan Tenaga Los Angeles mengatakan listrik benar-benar dinyalakan penuh pada area bandara pada pukul 22.40 malam.

Pemadaman tersebut memaksa pembatalan 18 penerbangan Southwest Airlines dan tiga penerbangan United Airlines pada hari Rabu.

Beberapa maskapai akhirnya memutuskan untuk memindahkan sebagian penerbanganya ke bandara lain di sekitar Los Angeles.

Meski begitu, tidak jelas mengapa daya listrik bandara padam dalam beberapa jam, sehingga memicu masukdnya benda-benda terlarang yang mengharuskan psnyisiran, sehingga menghambat perjalanan penumpang.

"Itulah yang akan kita bahas hari ini," pungkas Montgomery.

Lanjutkan Membaca ↓