Boko Haram Serang Desa di Nigeria, 16 Orang Tewas

Oleh Liputan6.com pada 28 Mei 2019, 07:21 WIB
Diperbarui 28 Mei 2019, 07:21 WIB
Tentara Nigeria bersiaga menghadapi serangan kelompok militan yang berafiliasi dengan ISIS dan Boko Haram (AP)
Perbesar
Tentara Nigeria bersiaga menghadapi serangan kelompok militan yang berafiliasi dengan ISIS dan Boko Haram (AP)

Liputan6.com, Borno - Enam belas orang, termasuk beberapa anggota keamanan desa, tewas dalam serangan kelompok militan Boko Haram di Borno, negara bagian Nigeria yang bergolak --kata seorang aparat pada Senin 27 Mei 2019.

Bello Danbatta, juru bicara Gugus Tugas Bersama Sipil yang membantu militer Nigeria dalam memerangi teroris, mengatakan bahwa lima anggota keamanan desa dan 11 warga tewas ditembak ketika para anggota Boko Haram menyerbu dua desa di pinggiran Maiduguri, Ibu Kota Borno, pada Minggu (26/5).

Milisi-milisi Boko Haram itu datang dengan menggunakan lima sepeda motor di Desa Goni Abbachari dan Desa Dala-Yazara, kata Danbatta, seperti dilansir Antara pada Selasa (28/5/2019).

Sejumlah orang juga mengalami luka-luka dalam serangan tersebut. Sebagian besar penduduk desa lari menyelamatkan diri ke semak-semak untuk menghindari rangkaian tembakan yang membabi buta, katanya.

Para anggota keamanan desa yang tewas dalam serangan itu sebelumnya berusaha menghalau serangan Boko Haram, katanya menambahkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Simak video pilihan berikut:


Boko Haram Sudah Kalah di Kamerun

Usai Dikuasai Boko Haram, Begini Kondisi Kota Gwoza
Perbesar
Seorang wanita berjalan di Gwoza, Nigeria timur laut, (1/8). Meskipun direbut kembali oleh pasukan Nigeria pada 2015, para ekstremis terus menyerang desa-desa terdekat di sepanjang perbatasan dengan Kamerun. (AFP Photo/Stefan Heunis)

Presiden Kamerun Paul Biya mengatakan Boko Haram telah dikalahkan, pengumuman pertama yang disampaikannya sejak menyatakan perang terhadap kelompok ekstremis itu beberapa tahun lalu.

Berbicara di Maroua, Presiden Biya mengatakan ia akan memusatkan perhatian untuk membangun kembali apa yang telah hancur di Far North, "karena sekarang teroris sudah dikalahkan," demikian seperti dikutip dari VOA Indonesia (2/10/2018).

Selama bertahun-tahun wilayah ini telah menjadi target serangan bom bunuh diri dan serangan lain oleh para pemberontak Boko Haram yang datang dari perbatasan dengan Nigeria, yang menjadi basis kelompok ekstremis ini.

Hampir seperempat juta warga Kamerun telah mengungsi untuk menghindari serangan Boko Haram.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya