Harapan PM Ganteng Kanada Atas Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019

Oleh Tanti Yulianingsih pada 25 Mei 2019, 16:01 WIB
Diperbarui 27 Mei 2019, 15:13 WIB
PM Kanada Justin Trudeau

Liputan6.com, Jakarta - Selasa 21 Mei 2019, hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 di 34 provinsi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pukul 01.46 WIB. Pengumuman ini dilakukan usai rapat pleno diskorsing 30 menit.

Dalam keputusannya, KPU menyebut, dari jumlah suara nasional sebanyak 154.257.601 dan sebagai pemenang Pilpres 2019 adalah Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan nomor urut dua, 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional," ujar Komisioner KPU, Evi Novita Ginting, Jakarta, Selasa 21 Mei 2019 dini hari.

Merespons hal tersebut, sejumlah pemimpin dunia pun silih berganti mengucapkan selamat kepada pria yang karib disapa Jokowi.

Kali ini giliran PM ganteng Kanada, Justin Trudeau. Melalui akun Twitter miliknya tertanggal 24 Mei, ia memberitahukan publik bahwa dirinya baru saja menghubungi Jokowi untuk mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Indonesia. Ia juga mengatakan sedikit berbicara tentang bidang kepentingan bersama dan memperkuat ikatan ekonomi penting antar kedua negara.

"PM Trudeau juga menyambut baik adopsi Indonesia atas Christchurch Call to Action yang disahkan di Paris pada 15 Mei 2019. Juga berharap dapat bekerja sama memberantas konten teroris dan kekerasan online secara online," demikian pesannya seperti dimuat dalam situs resmi perdana menteri, pm.gc.ca yang dikutip Sabtu (25/5/2019).

Kedua pemimpin negara ini mengindikasikan harapan untuk segera bertemu, guna memperluas kerja sama mereka.

2 of 3

Pesan dari Uni Eropa

20160408- Presiden Jokowi Terima Delegasi  Uni Eropa di Istana Negara-Jakarta- Faizal Fanani
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Wakil Presiden Uni Eropa Federica Mogherini beserta delegasi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/5/2016). Indonesia mengupayakan diberikannya kerja sama pasar bebas dengan Uni Eropa. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia.

Surat tersebut tertanggal Jumat, 24 Mei 2019 yang disebarluaskan oleh European External Action Service, dikutip dari situs EU News pada Sabtu (25/5/2019).

"Atas nama Uni Eropa, kami ingin mengucapkan selamat kepada Anda dengan hangat, atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Republik Indonesia," demikian bunyi surat dengan kop dua instansi tinggi Uni Eropa, Dewan dan Komisi Eropa.

Dalam surat yang dimaksud, Indonesia disebut sebagai mitra utama dalam politik, ekonomi dan perdagangan Uni Eropa.

"Sebagai dua (entitas) demokrasi terbesar dunia, kita berharap dapat memperdalam kemitraan tersebut lebih lanjut. Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Eropa dan Indonesia yang ambisius adalah langkah besar dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat kita," kata Tusk dan Juncker.

Surat bersama dari organisasi regional itu turut memuat harapan bagi pemerintahan baru Republik Indonesia.

"Kami berharap kesuksesan bagi Anda dan pemerintahan Anda, serta berharap agar dapat terus bekerja sama tidak hanya secara bilateral namun juga di dalam ASEAN, ASEM, G20 dan PBB, membangun komitmen kita untuk multilateralisme dan tatanan internasional yang berbasis aturan" lanjut surat tersebut.

3 of 3

Selamat dari Inggris

Bendera Inggris dan Uni Eropa berkibar berdampingan dengan latar Menara Big Ben di London (AP)
Bendera Inggris dan Uni Eropa berkibar berdampingan dengan latar Menara Big Ben di London (AP)

Ucapan selamat kepada Jokowi juga datang dari Inggris, negara yang tengah berusaha keluar dari Uni Eropa --di mana proses ini dikenal sebagai Brexit.

Duta besar Inggris untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, Moazzam Malik, memberikan ucapan selamat kepada Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin atas terpilihnya sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.

Dalam akun Twitter-nya, diplomat yang sudah tinggal di Tanah Air selama 4,5 tahun itu menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra penting bagi Inggris. 

Oleh karena itu, dengan kembali terpilihnya Jokowi sebagai Orang Nomor Satu di Indonesia, Moazzam berharap hubungan kedua negara bisa tetap terjalin dan maju bersama.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris untuk urusan Asia dan Pasifik, Mark Field mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Jokowi sebagai presiden RI untuk masa jabatan kedua.

Berdasarkan rekapitulasi suara pilpres yang selesai pada Senin 20 Mei 2019 malam, dan diumumkan oleh KPU pada Selasa dini hari, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dinyatakan unggul dari rivalnya, Prabowo-Sandi.

Merespons kemenangan Jokowi - Ma’ruf dalam sebuah unggahan di Twitter, Menteri Mark Field mengatakan, "Selamat Presiden @Jokowi atas kembali terpilihnya Anda. Sangat menanti untuk membangun persahabatan yang luar biasa dan memperkuat hubungan kita selama 70 tahun hubungan diplomatik. #UKRI70."

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by