6-5-1840: Perangko Tempel Pertama di Dunia Perdana Digunakan

Oleh Afra Augesti pada 06 Mei 2019, 06:00 WIB
Perangko Tempel Pertama di Dunia

Liputan6.com, London - Reformasi pos di Inggris berlangsung secara bertahap. Pada 10 Januari 1840, ongkos kirim untuk semua surat yang berbobot setengah ons, dibanderol dengan harga satu penny (koin yang biasa digunakan di Inggris dan negara-negara jajahannya).

Pengenalan perangko prabayar dan alat tulis memakan waktu hampir empat bulan lamanya, lalu mulai diberlakukan untuk seluruh pengiriman surat per 6 Mei 1840, demikian seperti dikutip dari situs web postalmuseum.si.ed, Senin (6/5/2019).

Kala itu, Rowland Hill (seorang guru di Britania Raya sekaligus dalang yang mengampanyekan reformasi atas sistem pos) dan asistennya, Henry Cole, harus bergerak cepat untuk menghasilkan perangko tempel pertama pada hari itu juga.

Hill memilih sebuah mesin pencetak yang dipakai oleh perusahaan percetakan keamanan terkemuka di Inggris: Perkins Bacon & Co. Ia juga menentukan sendiri desain perangko, yang sederhana, yang menampilkan sosok Ratu Victoria.

Perkins Bacon kemudian menugaskan seniman Henry Corbould untuk menggambar citra yang disebutkan oleh Hill, seperti karya yang pernah diciptakan oleh Corbould sebelumnya pada sebuah medali.

Hill memilih tinta hitam untuk perangko tempel ciptannya, seperti yang biasa dipakai pada koin penny, yang kemudian dikenal sebagai Penny Black. Untuk huruf, dibutuhkan tinta agar berat perangko bisa mencapai lebih dari setengah ons, biayanya yakni dua pence (penny jamak).

Hill hanya mengubah warna perangko dan huruf, menciptakan Twopenny Blue. Jauh lebih sedikit Twopenny Blues yang dicetak. Karena merupakan perangko pertama, Penny Black dan Twopenny Blue tidak menunjukkan negara asalnya.

Saat ini, Inggris adalah satu-satunya negara yang membuat perangko-perangko semacam itu. Selain itu, semua perangko di negara ini juga mengikuti perangko pertama yang dirilis ke publik, yaitu dengan memasukkan gambar raja atau ratu yang memerintah.

Selain itu, pada tanggal yang sama, tahun 2001, terjadi rangkaian teror bom yang meledak di kantor pos London. Seorang pejalan kaki, pria berusia 20-an, terluka dalam serangan yang muncul pada pukul 01.53 waktu setempat.

Lalu pada tahun 1976, Italia dilanda gempa kuat 6,5 skala Richter. Sebanyak 60 orang tewas tertimpa bangunan runtuh akibat lindu.

Sejarah lain juga mencatat pada 6 Mei 1941, Joseph Stalin menjadi perdana menteri Rusia.