Presiden Turki Ucapkan Selamat kepada Jokowi Seputar Pemilu 2019

Oleh Rizki Akbar Hasan pada 19 Apr 2019, 10:56 WIB
Angkat Bicara, Pejabat Dunia Kecam Kebijakan Trump Soal Yerusalem

Liputan6.com, Ankara - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengucapkan selamat kepada Presiden RI Joko Widodo terkait pelaksanaan Pemilu 2019 yang terselenggara pada 17 April kemarin lusa.

Seperti dikutip dari kantor berita Turki Anadolu Ajansi pada Jumat (19/4/2019), Jokowi mengatakan kepada wartawan bahwa ia telah menerima ucapan selamat via sambungan telepon dari sejumlah pemimpin internasional, termasuk Presiden Erdogan.

Anadolu Ajansi juga melaporkan bahwa dalam sambungan telepon itu, Presiden Erdogan turut mengucapkan selamat kepada Jokowi atas keunggulannya dalam Pilpres 2019 berdasarkan versi hitung cepat atau quick count.

Sejumlah hasil quick count lembaga survei menunjukkan keunggulan Jokowi dengan perolehan berkisar 54 persen atas rival Prabowo Subianto yang terpaut sekitar 10 persen.

Di sisi lain, Prabowo turut meyakini kemenangan Pilpres 2019 berdasarkan real count internal.

Hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan diumumkan setidaknya satu bulan usai pemungutan suara atau pada pertengahan Mei 2019.

 

2 of 3

Kata Jokowi

Didampingi Ketum Parpol, Jokowi Jelaskan Hasil 12 Lembaga Survei
Capres dan Cawapres 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin memberi keterangan di Plataran Menteng, Jakarta, Kamis (18/4). Dalam keterangannya Jokowi memaparkan hasil quick count 12 lembaga survei yang 100% sudah selesai, Jokowi-Amin memperoleh 54,55 % suara dan Prabowo-Sandi 45,5%. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Presiden Joko Widodo mengatakan menerima ucapan selamat dari sejumlah petinggi negara atas terselenggaranya Pemilu 2019 di Indonesia. Hal itu disampaikan Jokowi dalam konferensi pers di Pelataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis kemarin.

"Tadi siang sampai sore kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong, dan juga Presiden Turki Erdogan dan juga 10 negara lainnya yang telah memberikan ucapan selamat atas suksesnya pesta demokrasi di negara kita," ujar Jokowi (18/4/2019).

Jokowi yang kembali maju di Pilpres 2019 bersama KH Ma'ruf Amin juga mendapatkan ucapan selamat dari para petinggi negara terkait capaiannya di Pilpres 2019. Juga terhadap seluruh masyarakat Indonesia yang mampu menciptakan pemilu yang damai.

"Beliau juga menyampaikan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia dan juga Jokowi dan KH Ma'ruf Amin atas keberhasilan Pemilu 17 April kemarin," katanya.

Meski unggul versi quick count atau hitung cepat, Jokowi tetap mengajak semua pihak untuk menunggu penghitungan resmi yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Penghitungan resmi dari KPU kita harap secepatnya bisa diselesaikan," ucap Jokowi.

3 of 3

Ucapan Selamat Pemerintah AS atas Pelaksanaan Pemilu RI 2019

Bendera Amerika Serikat (AP PHOTO)
Bendera Amerika Serikat (AP PHOTO)

Pemerintah Amerika Serikat (AS), melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri setempat, Morgan Ortagus, menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia atas terlaksananya pemilu presiden dan legislatif pada 17 April kemarin.

Disiarkan via situs resmi Kedutaan Besar AS untuk Indonesia, ucapan selamat itu menyoroti tentang keberhasilan Indonesia dalam mengadakan pemilu simultan pertama, antara pemilihan presiden dan legislatif, pada Kamis (18/4/2019).

"Kampanye penuh semangat dan partisipasi yang kuat oleh publik, masyarakat sipil, dan media Indonesia menggarisbawahi kekuatan dan dinamika demokrasi Indonesia," puji Ortagus dalam siaran resmi terkait.

Ditambahkan olehnya, bahwa Amerika Serikat dan Indonesia telah lama berbagi prinsip serupa dalam hal demokrasi, keberagaman, dan semangat menjunjung nilai kebersaman, yang menurutnya adalah dasar kemitraan strategis bilateral kedua negara.

Selain menyinggung soal pemilu, Ortagus juga kembali menyoroti tentang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara AS dan Indonesia.

Amerika Serikat berharap dapat terus meningkatkan kerja sama dengan para pejabat Indonesia dalam hal keterlibatan ekonomi, hubungan keamanan yang kuat, dan berbagi prioritas kebijakan global.

Lanjutkan Membaca ↓