Ondel-Ondel hingga Valak, TPS Unik Pilpres 2019 Curi Perhatian Media Asing

Oleh Tanti Yulianingsih pada 17 Apr 2019, 19:16 WIB
TPS Unik

Liputan6.com, Jakarta - Tempat pemungutan suara Pilpres 2019 di Indonesia yang hadir dengan beragam ornamen rupanya kembali mencuri perhatian.

Kali ini TPS unik di Tanah Air di antara yang memiliki penampakan mirip pelaminan sebuah pesta pernikahan. Lengkap dengan bunga-bunga dekorasi yang jadi latar kotak suara tempat pemilih pemilu 2019 menyalurkan hasrat politiknya.

Ada juga yang hadir dengan ornames ala Piala Dunia yang bertempat di kawasan Tangerang.

Yang tak kalah unik dan jadi sorotan sejumlah media asing pada Rabu (17/4/2019), adalah kehadiran sejumlah tokoh film horor dari Indonesia dan sejumlah negara. Mulai dari pocong, vampir hingga valak. Media Asia The Straits Times memuatnya dengan artikel bertajuk "Indonesia votes: 'Ghosts and vampires' draw voters to ballot box".

Kehadiran para tokoh dari serial film horor itu menyambut para pemilih di TPS bilangan Jakarta Selatan.

Media Inggris Daily Mail turut mengulas isu yang sama melalui "Indonesia lures voters with ghouls, superheros and tons of fun". Laman Paris France24 mengangkatnya dengan tajuk serupa.

Situs tersebut mengangkat keberadaan pahlawan super seperti batman dan spiderman yang jadi petugas di TPS. Pemandangan unik itu menyapa para pemilih yang ada di Surabaya, Jawa Timur.

Pekerja memasang ondel-ondel di TPS 4 Kelurahan Gambir, Jalan Tanah Abang Timur, Jakarta, Selasa (18/4). Nantinya Presiden Joko Widodo akan melaksanakan pencoblosan hak suaranya pada Pilkada DKI 2017 di TPS tersebut. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sementara media Inggris lainnya, The Guardian, turut menyoroti beberapa TPS unik melalui sejumlah potret. Dalam tulisan "On horseback and in canoes: ballot boxes dispatched as Indonesia votes - in pictures", laman tersebut menyoroti TPS unik dengan tema ala Betawi; Ondel-ondel.

Selain itu juga memuat uniknya proses penyampaian surat suara Pilpres 2019, mulai dari menggunakan kuda, gajah, hingga petugas penjaga kotak suara yang berkostum ala superhero.

2 of 3

Pemilu 2019 Indonesia Juga Disorot Dunia

Ilustrasi Pilpres
Ilustrasi Pilpres (Liputan6.com/Trie yas)

Pemilu 2019 bukan hanya jadi pemberitaan dalam negeri. Namun, masyarakat dunia juga turut mengikutip Pilpres di Tanah Air lantaran berita ini disorot oleh sejumlah media asing.

Situs berita The Guardian yang bermarkas di Inggris menyoroti pesta demokrasi yang berlangsung di Tanah Air. Media tersebut menuliskan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

"Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan mayoritas penduduknya adalah muslim." tulis The Guardian.

Dalam artikel bertajuk "Indonesia's biggest election under way as 193 million march to polls", mereka juga menyoroti soal 193 juta orang yang terdaftar sebagai pemilih di negara kepulauan tersebit.

"Para pemilih berbondong-bondong ke lebih dari 800.000 tempat pemungutan suara di mana mereka akan melubangi surat suara, sebagai tanda pemberian suara mereka." tambah keterangan media tersebut.

Baca selengkapnya di sini...

3 of 3

Soroti Keunggulan Sementara Jokowi Versi Hitung Cepat

Banner nomor urut Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019
Banner nomor urut Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019. (Liputan6.com/Abdillah)

Unggulnya pasangan Jokowi-Ma'ruf ternyata juga disoroti oleh media asing setingkat BBC. Dalam artikel berjudul "Indonesia election: Widodo 'leads presidential race', say polls". Media Inggris itu menyatakan bahwa Jokowi unggul 10 persen dari rivalnya.

"Jokowi memiliki keunggulan lebih dari 10 persen atas saingannya, mantan jenderal Prabowo Subianto, dalam beberapa hasil survei awal." tulis BBC.

BBC juga menyinggung soal pesta demokrasi yang dilakukan oleh Indonesia. Menurutnya, Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

"Lebih dari 192 juta orang memenuhi syarat untuk memberikan suara mereka untuk memilih 20.000 anggota parlemen lokal dan nasional, termasuk presiden," tulis media tersebut.

Sementara itu, Australian Financial Review menggunakan perhitungan cepat yang diterbitkan oleh Centre for Strategic and International Studies. Di mana Jokowi unggul 55,66 persen dari pesaingnya yaitu Prabowo Subianto.

Kemenangan sementara ini diyakini oleh media tersebut sebagai kemenangan yang nyata hingga perhitungan resmi oleh KPU.

Dalam artikel bertajuk "Jokowi set to consolidate his mandate with second-term win", media itu juga mengingat angka kemenangan Jokowi bersama Jusuf Kalla pada tahun 2014 silam. Di mana Jokowi unggul 53 persen.

Baca selengkapnya di sini...

Lanjutkan Membaca ↓