KBRI Buka 7 TPS Guna Mengakomodasi 3.410 WNI di Dili Timor Leste

Oleh Afra Augesti pada 14 Apr 2019, 15:17 WIB
Simulasi Pemilu 2019

Liputan6.com, Dili - WNI yang berada di Timor Leste mengikuti pemilu luar negeri pada hari Sabtu, 13 April 2019 dari pukul 08.00 sampai 18.00 WIT.

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Dili telah membentuk 7 (tujuh) tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) di KBRI Dili untuk mengakomodir 3.410 orang WNI yang terdaftar di Dili, terdiri dari 2.329 pria dan 1.081 wanita. 

Setiap TPSLN mengakomodir sekitar 510 orang pemilih. Petugas TPSLN terdiri dari 5 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) ditambah 2 orang tenaga perbantuan, yang akan menolong para calon pemilih di setiap TPSLN.

Untuk pemungutan suara bagi para WNI di 12 distrik di luar Dili, PPLN juga telah menyiapkan 10 Kotak Suara Keliling Luar Negeri (KSKLN) yang telah disebar ke keduabelas lokasi tersebut pada 8 hingga 10 April 2019.

Menurut keterangan tertulis dari KBRI Dili, ada 617 WNI yang terdaftar di dalam daftar pemilih tetap luar negeri (DPTLN) untuk distrik selain Dili, mereka terdiri dari 338 pria dan 279 wanita. 

Dari 617 itu, 538 di antaranya menggunakan hak pilih di 12 distrik tersebut, menyebabkan persentase kehadiran pemilih di wilayah-wilayah di sana mencapai 87,2%.

PPLN Dili pada tahun lalu telah mendaftarkan 4.027 orang WNI dalam daftar pemilih tetap luar negeri (DPTLN), yang terdiri dari 2.667 laki-laki dan 1.360 perempuan. Sesuai dengan peraturan KPU, pendaftaran DPTLN sendiri ditutup pada tanggal 15 Desember 2018.

"Jika bapak dan ibu mempunyai pertanyaan seputar Pemilu RI 2019 di Timor-Leste, mohon jangan sungkan untuk menghubungi Sekretariat PPLN Dili di +670 739 55 333 atau +62 856 8338 838," demikian menurut keterangan tertulis KBRI Dili, Timor Leste pada Sabtu, 13 April 2019.

2 of 3

Pemilih Khusus

Simulasi Pemilu 2019
Warga memasukkan jarinya ke dalam botol berisi tinta saat simulasi pemungutan dan pencoblosan surat suara Pemilu 2019 di Taman Suropati, Jakarta, Rabu (10/4). Simulasi dilakukan untuk meminimalisir kesalahan dan kekurangan saat pencoblosan pemilu pada 17 April nanti. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sementara itu, para pasien yang sedang dirawat di rumah sakit di Timor-Leste akan dimasukkan ke dalam daftar pemilih khusus luar negeri (DPKLN).

Selama sisa surat suara masih ada, anggota KPPSLN akan mengantar lembaran tersebut ke rumah sakit tempat mereka dirawat. 

Untuk pengamanan, PPLN Dili bekerja sama dengan Atase Pertahanan, POLRI dan Polisi Nasional Timor-Leste (PNTL) untuk menjaga kelancaran proses pemilu luar negeri tahun ini. Sekitar 27 orang personel PNTL diturunkan ke area KBRI Dili selama pemugutan suara berlangsung.

Pada pemilu kali ini, WNI diberikan kesempatan untuk menyalurkan hak pilihnya guna menentukan presiden dan wakil presiden, serta anggota legislatif (DPR) secara serentak, mulai dari 8 sampai 14 April 2019. 

Pemilih akan diberikan dua surat suara, yaitu 1 surat suara untuk calon presiden dan wakil presiden, serta 1 surat suara untuk kandidat anggota legislatif.

3 of 3

Memilih Capres, Cawapres, dan Anggota Legislatif Dapil Jakarta II

Simulasi Pemilu 2019
Warga memasukkan surat suara yang telah dicoblos saat mengikuti simulasi pemungutan dan pencoblosan surat suara Pemilu 2019 di Taman Suropati, Jakarta, Rabu (10/4). Simulasi dilakukan untuk meminimalisir kesalahan dan kekurangan saat pencoblosan pemilu pada 17 April nanti. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pemilih di luar negeri akan memilih calon anggota legislatif Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta II (Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan), yang akan memperebutkan 7 kursi di DPR. Secara total, ada 575 kursi DPR yang diperebutkan pada Pemilu tahun 2019, naik dari jumlah 560 kursi DPR pada Pemilu tahun 2014.

Sesuai instruksi KPU RI, penghitungan surat suara akan dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 17 April 2019, di KBRI Dili pukul 15.00 WIT sampai dengan selesai, menyesuaikan dengan kondisi perwakilan RI setempat.

PPLN Dili dan Anggota KPPSLN akan menghitung surat suara dan merekapitulasi hasil penghitungan tersebut, untuk kemudian disampaikan kepada KPU pusat di Jakarta secara aktual dan untuk penghitungan cepat (quick count).

Lanjutkan Membaca ↓