Jokowi: Indonesia Harus Aktif dalam Upaya Perdamaian Dunia

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 30 Mar 2019, 20:31 WIB
Diperbarui 30 Mar 2019, 20:31 WIB
Keakraban Jokowi dan Prabowo Usai Debat Kedua Pilpres
Perbesar
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) bersalaman usai debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam pidato awal pembukaan debat keempat Pemilih Presiden yang bertemakan Ideologi, Pemerintahan Keamanan Serta Hubungan Internasional, calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk aktif dalam upaya perdamaian dunia.

"Indonesia harus aktif dan ikut dalam upaya perdamaian dunia yang lebih baik," ujar Joko Widodo saat menyampaikan pidato awalnya di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (30/3/2018) malam.

Upaya perdamaian dunia tersebut bukan kali pertama diucapkan oleh Presiden Jokowi. Di beberapa kesempatan, ia menyampaikan upaya serius Indonesia dalam menciptakan perdamaian, salah satunya mendukung kemerdekaan Palestina dari penjajahan.

Menurut Jokowi, dukungan tersebut adalah bukti konsistensi sikap Indonesia terhadap Palestina.

"Indonesia juga terus mendukung kemerdekaan Palestina dari penjajahan," ujar Jokowi di Gedung DPR/MPR, Jumat 14 Agustus 2015.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mendorong tercipta perdamaian di dunia. Khususnya di wilayah Timur Tengah.

"Menyerukan agar saudara-saudara Muslim di Timur Tengah meletakkan senjata dan berdamai demi kepentingan ukhuwah Islamiyah," papar Jokowi.

Sebelumnya, konsistensi sikap ini juga disampaikan Menlu Retno Marsudi dalam beberapa acara kenegaraan. Termasuk saat Kementerian Luar Negeri menggelar seminar internasional mengenai Palestina 2014 lalu.

Retno menyatakan, bagi Indonesia tidak ada isu internasional yang lebih penting selain Palestina. Sebab, rakyat Palestina sangat dekat di hati Indonesia.

"Indonesia telah dan akan terus berdiri dan bersama warga Palestina yang saat ini terus berjuang mencapai kemerdekaan dan mendirikan negara yang berdaulat," sebut Retno dalam pidatonya.

Dukungan Pemerintah atas Palestina, tegasnya, sangat jelas tertulis di konstitusi negara pada pembukaan UUD 1945. Selain itu bukti nyata lain adalah Indonesia merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kedaulatan Palestina.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini

2 dari 2 halaman

Presiden Jokowi: Indonesia Selalu Bersama Palestina

Calon Presiden nomor urut 01 Jokowi dalam debat keempat Pilpres 2019. (Liputan6.com)
Perbesar
Calon Presiden nomor urut 01 Jokowi dalam debat keempat Pilpres 2019. (Liputan6.com)

Komitmen Indonesia itu bahkan pernah disebutkan oleh Jokowi saat berpidato dalam KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki, pada Rabu, 13 Desember 2017.

"Indonesia akan menyertai Palestina dalam perjuangannya," kata Presiden Jokowi seperti dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com dari Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden, dukungan tersebut bukan hanya dalam bentuk dukungan politik. Indonesia akan terus meningkatkan kapasitas dan dukungan kepada perekonomian Palestina.

Dalam hal kebijakan luar negeri, Presiden Jokowi juga menegaskan posisi Palestina yang berada di jantung politik luar negeri Indonesia.

"Dalam setiap helaan napas diplomasi Indonesia, di situ terdapat keberpihakan terhadap Palestina," ucap Presiden.

Lanjutkan Membaca ↓