Tusuk Kebab Bersarang di Jantung, Anjing Ini Jalani Operasi Senilai Rp 130 Juta

Oleh Siti Khotimah pada 28 Feb 2019, 12:35 WIB
Diperbarui 28 Feb 2019, 12:35 WIB
Ilustrasi anjing (AP)
Perbesar
Ilustrasi anjing (AP)

Liputan6.com, Canberra - Seekor anjing bernama Boris di Australia harus menjalani operasi darurat akibat tusuk kebab bersarang di jantungnya.

Pemilik anjing, Allison Lonergan mengatakan bahwa keluarganya tengah menikmati barbeku pada awal Januari. Saat itu, mereka mendapati tusuk kebab telah hilang, namun tidak menaruh kecurigaan bahwa Boris telah memakannya.

Menurut Lonergen, Boris tidak pernah mencuri makanan sebelumnya.

"Dia tidak pernah mencuri makanan, ini adalah pertama kalinya dia mencuri makanan," katanya, sebagaimana dikutip dari situs abc.net.au pada Rabu (27/2/2019).

Sebulan setelah kejadian tusuk kebab hilang, Boris tiba-tiba bertingkah aneh. Beberapa kali anjing itu di bawa ke klinik hewan namun tidak diketahui penyakit yang diderita. Hingga akhirnya, Lonergan mendapati Boris mulai batuk darah.

Setelah dibawa kembali ke klinik dan dilakukan pemindaian (rontgen), diketahui terdapat cairan di sekitar jantung Boris.

"Kita sekarang mengetahui bahwa Boris tusuk kebab tersangkut di jantungnya," kata Manty Arnott, dokter dari Klinik Hewan Hobart Utara.

"Kami memprediksi tusuk itu berputar dan naik melalui dinding perut, kemudian naik melalui diafragma dan ke bagian kiri jantung," lanjutnya.

Sang dokter mengatakan bahwa Boris perlu operasi darurat. Sang pemilik menyanggupi operasi dilakukan, dan Boris akhirnya dapat diselamatkan.

Dokter juga mengatakan bahwa Boris mengalami peristiwa aneh karena baru memberikan reaksi setelah satu bulan tusuk berada di jantungnya.

Setelah operasi selesai, Lonergan pun membayar biaya hampir 13.000 dolar Australia (sekira Rp 130.673.800).

 

Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Anjing Lain Terkena Serangan Jantung dan Mati

Ilustrasi anjing
Perbesar
Ilustrasi (iStock)

Berbeda dengan Boris yang mampu bertahan hidup setelah tusuk kebab dikeluarkan dari jantungnya melalui operasi, anjing bernama Boo mati setelah mengalami tanda-tanda gangguan jantung.

Boo, anjing yang dijuluki 'world's cutest dog' alias anjing paling lucu di dunia itu mati di usia 12 tahun.

Pemiliknya mengatakan, Boo menunjukkan tanda-tanda gangguan jantung sejak 'sahabat karibnya', seekor anjing bernama Buddy, mati pada 2017.

"Kami pikir hatinya benar-benar hancur ketika Buddy meninggalkan kami," tulis mereka di halaman Facebook resminya.

Boo memiliki 16 juta pengikut di Facebook. Ia juga tampil TV dan bahkan merilis sebuah buku berjudul Boo -- kehidupan anjing paling lucu di dunia.

Boo dan temannya Buddy telah hidup bersama selama 11 tahun, sebelum Buddy akhirnya meninggal pada September 2017 pada usia 14 tahun.

Pemiliknya, yang berasal dari AS, mengatakan bahwa Boo mati dalam tidurnya Sabtu pagi dan kepergiannya membuat mereka 'patah hati'.

"Tetapi kami merasa tenang saat mengetahui bahwa ia tidak lagi kesakitan atau tidak merasa nyaman.

"Kami yakin bahwa Buddy adalah yang pertama menyambutnya di sisi lain dari jembatan pelangi itu..."

Pemiliknya kini mengaku rela melepas anjing lucu itu. 

"Boo, kami mencintaimu dengan sepenuh hati dan akan merindukanmu sampai hari kita bertemu lagi," kata mereka. 

"Bersenang-senanglah bersama Buddy dan berbuat kenakalan menggemaskan ke mana pun kalian pergi."

 

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait