Ternyata Berita dari Indonesia juga Disukai Warga Malaysia

Oleh Tanti Yulianingsih pada 13 Feb 2019, 13:23 WIB
Diperbarui 15 Feb 2019, 00:14 WIB
Bincang singkat dengan pemimpin Redaksi Astro Awani Suhaimi Sulaeman. (Liputan6.com/Tanti Yulianingsih)

Liputan6.com, Putra Jaya - Sebagai negeri serumpun, tak heran jika kabar berita dari Indonesia cukup diminati masyarakat Malaysia. Apa saja yang mereka cari?

Berita-berita dari Tanah Air yang kerap diburu warga Malaysia ternyata jenis breaking news seperti tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT610, musibah tsunami di Selat Sunda, bencana gempa Palu, hingga gempa Lombok. Proses jelang Pemilu 2019 di Indonesia juga tak ketinggalan jadi sorotan.

"Kami memberitakan berita tentang bencana di Indonesia bertujuan agar masyarakat (Malaysia) tergugah untuk memberikan bantuan," ujar Kamarul Bahrin, Deputy Editor in Chief Astro Awani, Selasa 12 Januari 2019.

Komentar itu kemudian menuai kritik salah satu wartawan senior yang hadir dalam rangka kunjungan Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia - Indonesia (Iswani). Di mana pemberitaan demikian dikhawatirkan memberikan citra negatif terhadap RI.

Namun, Kamarul kemudian memastikan bahwa tujuan pemberitaan Astro Awani demikian hanya untuk membantu menyebarkan informasi soal kondisi terkini Indonesia.

Kisah Sukses jadi Sorotan

Pemimpin Redaksi Astro Awani Suhaimi Sulaeman juga mengatakan, selain berita breaking news, kabar tentang politik serta hiburan dari Indonesia juga menarik minat warga Malaysia.

Kisah keberhasilan anak-anak muda di Tanah Air juga banyak peminatnya, "Jadi kita bukan hanya memberitakan tentang tokoh besar saja, tapi orang-orang kecil dengan pemikiran besar," ujar Suhaimi.

"Belum lama ini kami juga mewawancara sosok brand pengusaha hijab sukses dari Indonesia," jelas Suhaimi.

 

Simak pula video berikut:

2 of 2

Kunjungan Media Indonesia ke Malaysia

Bincang singkat dengan pemimpin Redaksi Astro Awani Suhaimi Sulaeman. (Liputan6.com/Tanti Yulianingsih)
Bincang singkat dengan pemimpin Redaksi Astro Awani Suhaimi Sulaeman. (Liputan6.com/Tanti Yulianingsih)

Melalui program "Lawatan Muhibah Media Indonesia 2019", sebanyak 22 orang perwakilan media massa di Indonesia melakukan kunjungan ke Malaysia. Rombongan tiba di Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 2, pada Selasa, pukul 12.30 waktu setempat.

Lawatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, pada 12 hingga 14 Februari. Bertujuan untuk kian mengukuhkan kesepahaman di antara praktisi media kedua negara, demi kerukunan dan keharmonisan hubungan bilateral dua negara serumpun (Indonesia - Malaysia).

Rombongan dari Jakarta, Yogyakarta dan Medan itu terlebih dahulu diajak kunjungan ke Astro Awani dan diterima CEO-nya, Datuk Suhaimi Sulaiman. Setelah selesai dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari Ketua Iswami Indonesia, Asro Kamal Rokan kepada Datuk Suhaimi Sulaiman.

Delegasi wartawan yang dipimpin Ketua Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia (Iswami) Indonesia Asro Kamal Rokan, disambut Sekretaris Jenderal Iswami Malaysia Mohd Nasir Yusoff dan Sekretaris Iswami Malaysia Sabaruddin Sabri.

Beberapa delegasi, di antaranya Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara Ahmad Munir, Wakil Pimpinan Redaksi Kompas Mohammad Bakir, Dirut Rakyat Merdeka Online Teguh Santosa, Pimpinan Redaksi BUMN Track Akhmad Kusaeni, Pimpinan Akarpadi Sem CH Haesy, Pimred Cek & Ricek Ilham Bintang dan pengurus PWI serta dosen komunikasi Rajab Ritonga.

Malam harinya digelar forum media bersama tokoh media Malaysia Tan Sri Johan Jafar.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga dijadwalkan mengadakan kunjungan ke Depo Tahanan Imigrasi Bukit Jalil, Pejabat Sekretariat Negeri Melaka dan lawatan ke Bernama dan Grup Media Karangkraf.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait