4 Fakta Soal Kaledonia Baru, Negara Kepulauan yang Dekat Pulau Surga

Oleh Afra Augesti pada 06 Des 2018, 20:40 WIB
Kaledonia Baru

Liputan6.com, Nouméa - Pada Rabu, 5 Desember 2018 pukul 04.18 GMT, Kaledonia Baru diguncang gempa bermagnitudo 7,5. Menurut laporan USGS atau Survei Geologi AS, episentrum gempa tercatat berada di 168 km timur tenggara Tadine --sebuah kota yang berada di Pulau Loyalty. Sedangkan pusat gempa berada di sekitar 10 km.

USGS juga mencatat gempa susulan berkekuatan 5,9 terjadi pada pukul 04.30 GMT.  Pemerintah setempat telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah di kawasan pantai sejauh radius 1.000 km (620 mil). Otoritas memperkirakan, ketinggian gelombang tsunami bisa mencapai 3 meter dan mampu menghantam hingga Vanuatu.

Namun, peringatan tersebut telah dicabut beberapa jam setelah diumumkan.

Kaledonia Baru merupakan wilayah yang termasuk dalam "cincin api Pasifik" atau biasa disebut Ring of Fire, sehingga gempa adalah 'makanan sehari-hari' warga di sana.

Di negara kepulauan ini, terdapat penduduk dengan jumlah 268.767 orang, berdasarkan sensus yang dilakukan pada 2014. Selain itu, Kaledonia Baru adalah wilayah Prancis yang terdiri dari puluhan pulau di Pasifik Selatan.

Kaledonia Baru juga telah menjadi destinasi wisata favorit bagi para turis mancanegara sejak lama. Tidak hanya karena rangkaian pulau yang dipenuhi dengan pantai berpasir putih, laut biru dan iklim tropisnya, namun juga karena sejarah budayanya.

Lalu, apa saja yang harus Anda ketahui sebelum menginjakkan kaki ke negara kepulauan yang berada di Pasifik ini? Berikut 4 di antaranya, seperti dikutip dari backpackways.com, Kamis (6/12/2018).

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 of 5

1. Isle of Pines

Kaledonia Baru
Isle of Pines adalah sebuah pulau di kepulauan Kaledonia Baru, wilayah luar negeri Prancis di Pasifik Selatan, sebelah tenggara dari pulau utama Grande Terre. Pulau ini terkenal karena pantai pasir putih dan pohon-pohon pinusnya yang tinggi. (Public Domai

Sejauh ini, daya tarik paling populer dari Kaledonia Baru adalah Isle of Pines. Kadang-kadang, pulau yang terletak di sebelah tenggara Grande Terre itu juga disebut l’île la plus proche du paradis (pulau terdekat dengan Surga).

Di sana terdapat banyak karang berwarna-warni dan ikan yang hidup di iklim tropis. Air lautnya pun bening dan berwarna biru muda. Anda bisa melihat pemandangan bawah laut yang cantik. Perjalanan bisa ditempuh selama 2,5 jam menggunakan kapal feri dari Noumea.

Anda dapat menemukan keanekaragaman hayati yang beraneka ragam, hewan yang unik, dan reruntuhan bekas penjara yang menakjubkan yang dapat dilihat di Isle of Pines.

Selain itu, di pulau ini juga terdapat sebuah pemakaman berbentuk piramida dan Cimetière des Déporés yang menunjukkan signifikansi historis pulau dan warisan leluhurnya.

3 of 5

2. Noumea

Kaledonia Baru
Ibu kota Kaledonia Baru, Noumea, pada suatu hari yang berkabut tahun 2006. (Creative Commons)

Cara terbaik untuk merasakan perpaduan yang menakjubkan dari Kanak (penduduk asli Melanesia di Kaledonia Baru) dan budaya Prancis adalah menjelajahi ibu kota Noumea.

Karena terletak di pelabuhan yang dilindungi dan berfungsi sebagai portal utama Kaledonia Baru, maka tidak mengherankan bahwa Noumea memiliki beberapa pantai, teluk, dan laguna yang dianggap menakjubkan di sekitarnya.

Kota ini dianggap sebagai salah satu tempat terbaik untuk liburan seru, seperti hiking, kayak, menyelam, dan berselancar yang cukup populer di antara penduduk setempat dan wisatawan mancanegara.

Anda juga bisa belajar tentang beberapa budaya lokal di Tjibaou Cultural Centre, Museum of Maritime History atau menyelam ke dunia bawah laut yang eksotis di Blue River Provincial Park.

4 of 5

3. Sejarah dan Budaya

Referendum di Kaledonia Baru (4/11/2018) untuk menentukan apakah akan tetap menjadi bagian atau memerdekakan diri dari Prancis (AFP Photo)
Referendum di Kaledonia Baru (4/11/2018) untuk menentukan apakah akan tetap menjadi bagian atau memerdekakan diri dari Prancis (AFP Photo)

Hingga tahun 1774, Kaledonia Baru dihuni oleh Suku Kanak, penduduk asli pulau ini. Setelah itu, ketika James Cook mendaratkan kakinya di pulau tersebut, ia lalu memberinya nama yang sekarang ini dikenal banyak orang.

Kaledonia Baru menjadi koloni Prancis pada 1853 dan meskipun bahasa resmi di pulau itu adalah bahasa Prancis, namun ada sekitar 30 bahasa Melanesia yang digunakan secara luas oleh orang-orang di Kaledonia Baru.

Pada masa lalu, pernah muncul konflik yang melibatkan dua bangsa yang berseberangan. Kendati demikian, atmosfer yang cukup santai masih bisa dirasakan secara kuat di negara kepulauan itu.

Percampuran budaya terlihat sangat jelas dan tidak mengherankan jika Anda menjumpai orang-orang pribumi berpakaian adat atau mengenakan pakaian tradisional, meski berada di tengah-tengah French Riviera --pantai Mediterania di bagian tenggara Prancis dan termasuk dalam resor pantai yang terkenal karena keglamorannya, seperti Saint-Tropez dan Cannes.

5 of 5

4. Alam Liar

Kaledonia Baru
Terumbu karang di Kaledonia Baru di Pasifik selatan. (File AFP)

Salah satu aspek yang paling menarik dari kepulauan yang terletak di Pasifik Selatan ini adalah keanekaragaman serta keunikan flora dan faunanya. Beberapa orang mengatakan, Kaledonia Baru adalah titik panas (hotspot) dari keberagaman hayati yang hampir punah.

Sebagian besar pulau ditutupi oleh hutan hujan yang dipenuhi oleh lumut, telaga, kabut dan sungai yang berkontribusi pada daya tarik Kaledonia Baru.

Hutan yang kering mendominasi bagian barat pulau, dengan hampir 400 spesies tanaman dan hewan yang terancam punah --seperti kelelawar endemik ornate flying fox (Pteropus ornatus) dan New Caledonia wattled bat (Chalinolobus neocaledonicus).

Sementara itu, keanekaragaman hayati lautnya mencakup hampir 10.000 spesies.

Pada tahun 2008, UNESCO memasukkan karang pembatas Kaledonia Baru dalam World Heritage List atau Daftar Warisan Dunia karena keindahannya, proses biologis dan ekologi, keanekaragaman hayati dan spesies yang terancam.

Tepat di perbukitan West Coast di Sheraton New Caledonia Deva resort & spa, Anda akan berkesempatan untuk mengamati perairan biru jernih dan terumbu karang penghalang terpanjang kedua di dunia.

Lanjutkan Membaca ↓