Tak Disangka, 5 Presiden Ini Dulunya Petani dan Peternak

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 30 Nov 2018, 19:05 WIB
Diperbarui 30 Nov 2018, 19:05 WIB
Presiden ke-42 Amerika Serikat, Bill Clinton
Perbesar
Presiden ke-42 Amerika Serikat, Bill Clinton (Public Domain)

Liputan6.com, New York - Ada peribahasa yang menyebut bahwa hidup itu seperti roda berputar. Terkadang di atas dan kadang di bawah. Seperti itulah kehidupan manusia yang juga mengalami pasang surut kehidupan.

Sama seperti sejumlah presiden di Amerika Serikat yang pernah menjadi orang nomor satu di Negeri Paman Sam tersebut.

Sebelum menduduki jabatan tertinggi tersebut, mereka pernah berprofesi sebagai petani dan peternak. Bahkan, beberapa dari mereka ada yang betul-betul lahir dari keluarga petani.

Namun, beberapa presiden ini membuktikan bahwa hidup harus selalu optimistis. Sebab, mereka bisa menjadi orang nomor satu di negaranya berkat ketekunan dan kerja keras.

Seperti dikutip dari laman modernfarmer.com, Jumat (30/11/2018), berikut 5 presiden AS yang sebelumnya berprofesi sebagai petani dan peternak:

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. Abraham Lincoln

Abraham Lincoln (Wikimedia Commons)
Perbesar
Abraham Lincoln (Wikimedia Commons)

Abraham Lincoln dilahirkan dari keluarga petani. Bersama ayah dan ibunya, mantan Presiden Amerika Serikat ini pernah pindah ke Indiana dan membuat perkebunan dan peternakan seluas 160 hektar.

Pria kelahiran Knob Creek, Kentucky ini juga pernah menyampaikan pidato kepada masyarakat yang berprofesi sebagai petani di negara bagian Wisconsin.

Dalam pidatonya, Abraham Lincoln menyemangati warga agar terus menjalankan profesi peternak dan petani, sebab sebelum jadi presiden ia lekat dengan dunia itu.

3 dari 6 halaman

2. Theodore Roosevelt

14-10-1912: Kertas Selamatkan Presiden AS Roosevelt dari Tembakan
Perbesar
Menit-menit sebelum Presiden ke-26 Theodore Roosevelt (foto pria berkacamata di tengah) ditembak (Library of Congress)

Theodore Roosevelt sudah mencintai dunia peternakan sejak muda. Bahkan, saat pertama kali menginjakkan kaki di negara bagian Dakota, Theodore Roosevelt muda pernah berburu kerbau.

Saat mengetahui bahwa usaha peternakan adalah bisnis yang menjanjikan, ia menginvestasikan 14 ribu dolar Amerika untuk membangun peternakan sendiri.

Bahkan, pada tahun 1884, nilai investasinya meningkat hingga 26 ribu dolar Amerika. Hingga kini, peternakan milik Theodore Roosevelt masih dapat dikunjungi dan telah berubah nama menjadi National Parks Service.

 

4 dari 6 halaman

3. Harry S. Truman

Harry Truman merupakan Presiden ke-33 Amerika Serikat
Perbesar
Harry Truman merupakan Presiden ke-33 Amerika Serikat (Wikipedia/Domain Public)

Harry S. Truman adalah Presiden Amerika Serikat ke-33 (1945–1953). Sebelumnya, Truman menjabat wakil presiden Amerika Serikat. Ia menggantikan Franklin D. Roosevelt setelah sang presiden wafat.

Selain dikenal sebagai presiden, ia juga dikenal sebagai seorang petani. Sewaktu muda, ia menjadi petani di tanah milik sang ayah yang terletak di Missouri.

Pada tahun 1906, Harry bekerja di pertanian selama 11 tahun, mengambil tanggung jawab penuh dari peternakan setelah ayahnya meninggal pada tahun 1914.

 

5 dari 6 halaman

4. Bill Clinton

20170121-Pelantikan-Donald-Trump-AS-Hillary-Clinton-AP
Perbesar
Mantan calon presiden dari partai Demokrat, Hillary Clinton dan Suaminya yang merupakan mantan Presiden AS, Bill Clinton tiba menghadiri pelantikan Donald Trump menjadi Presiden AS ke-45 di Washington, DC, AS, (20/1). (Win McNamee/Pool Photo via AP)

Lewat latarbelakangnya sebagai petani, Bill Clinton sangat paham dengan isu keamanan dan ketahanan pangan. Hal itu dikarenakan ia pernah memiliki pertanian dan peternakan di Arkansas.

Ia bahkan pernah bercerita bahwa sewaktu muda gemar memilih bibit kacang, jagung hingga tomat. Dirinya juga rajin menyiram tanaman dan memberikan makanan kepada hewan-hewan ternaknya.

 

6 dari 6 halaman

5. Jimmy Carter

Jimmy Carter
Perbesar
Jimmy Carter (Public Domain)

Jimmy Carter telah lama dikenal sebagai seorang petani yang jadi presiden.

Carter dibesarkan dan tumbuh di tengah-tengah kehidupan keluarga yang berprofesi sebagai petani di Plains, Georgia.

Setelah kematian ayahnya pada tahun 1953, Carter mengambil alih operasi harian pertanian milik keluarganya.

Selama jadi petani, ia juga pernah merugi akibat kekeringan yang terjadi pada 1954.

Lanjutkan Membaca ↓